SMM PANEL INDO

KKN UMRI Kelompok 28 Bentuk Organisasi Bank Sampah dan Kembangkan Website Desa Seminai

datariau.com
124 view
KKN UMRI Kelompok 28 Bentuk Organisasi Bank Sampah dan Kembangkan Website Desa Seminai
Foto: Ist.
Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 28 menghadirkan program pembentukan organisasi Bank Sampah dan Website Desa Seminai.

SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 28 menghadirkan program pembentukan organisasi Bank Sampah di Desa Seminai. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih terstruktur sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui program Bank Sampah, masyarakat Desa Seminai diarahkan untuk mulai memilah sampah rumah tangga berdasarkan jenisnya, khususnya sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.

Sampah yang telah dipilah kemudian dapat dikumpulkan dan dikelola melalui sistem yang melibatkan masyarakat mulai dari tingkat rumah tangga, RT, RW hingga desa.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat dalam memperlakukan sampah. Sampah yang selama ini dianggap sebagai barang tidak berguna dapat dipilah dan dikumpulkan sehingga memiliki nilai jual serta memberikan manfaat ekonomi.

Tidak hanya membentuk organisasi Bank Sampah, KKN UMRI Kelompok 28 juga mengembangkan website Bank Sampah Desa Seminai sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital desa.

Website tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai media informasi dan dokumentasi berbagai kegiatan Bank Sampah. Kehadiran platform digital ini juga diharapkan mampu mempermudah masyarakat memperoleh informasi mengenai program, kegiatan, serta perkembangan Bank Sampah Desa Seminai.

Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan program tersebut. Dengan adanya website, dokumentasi kegiatan Bank Sampah dapat tersimpan dan disampaikan secara lebih sistematis sehingga keberadaan program dapat diperkenalkan secara lebih luas.



Pembentukan organisasi Bank Sampah sendiri tidak hanya berorientasi pada persoalan kebersihan lingkungan. Program ini juga diarahkan untuk membuka peluang ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sampah yang masih memiliki nilai jual.

Dengan sistem pengelolaan yang lebih terorganisasi, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari hasil pemilahan dan pengumpulan sampah sekaligus berkontribusi dalam mengurangi sampah yang berakhir di lingkungan.

KKN UMRI Kelompok 28 berharap program Bank Sampah tersebut dapat terus berjalan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Seminai meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.

Dengan dukungan organisasi yang jelas dan pemanfaatan teknologi digital, Bank Sampah Desa Seminai diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, meningkatkan nilai ekonomi sampah, serta mendukung Desa Seminai menjadi desa yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Program tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa kegiatan KKN tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat meninggalkan program yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat desa.***

Penulis: Kelompok 28 Mahasiswa KKN 2026 Universitas Muhammadiyah Riau

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)