INDRAGIRI HULU, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 149 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan program pengabdian masyarakat yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan lokal di Desa Lambang Sari V, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu.
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Lita Nafratilova, S.SiT., M.Keb., mahasiswa KKN Kelompok 149 melakukan optimalisasi fasilitas kolam ikan yang berada di area kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Lambang Sari V.
Program tersebut dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali pemanfaatan kolam ikan yang sebelumnya belum digunakan secara optimal. Mahasiswa berharap fasilitas tersebut dapat kembali dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pangan sekaligus mendukung aktivitas produktif masyarakat desa.
Baca juga:KKN 82 UMRI Edukasi Masyarakat Pulau Lancang tentang Penggunaan Obat yang Tepat melalui DAGUSIBU
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak perlu membangun kolam baru karena fasilitas kolam permanen yang tersedia di lokasi masih dalam kondisi baik. Kegiatan difokuskan pada pembersihan dan persiapan kolam agar kembali layak digunakan untuk budidaya ikan air tawar.
Mahasiswa KKN melakukan pembersihan area kolam secara menyeluruh dari sisa kotoran dan material yang dapat mengganggu kondisi perairan. Setelah itu, kolam kembali diisi dengan air bersih serta dilakukan pengecekan untuk memastikan kondisi air cukup baik bagi kelangsungan hidup ikan.
Setelah seluruh tahapan persiapan selesai, program dilanjutkan dengan penebaran bibit ikan air tawar ke dalam kolam.
Kegiatan tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Desa Lambang Sari V, Safrizal. Kehadiran kepala desa sekaligus menjadi momentum peresmian penggunaan kembali fasilitas kolam ikan tersebut.
Baca juga:
KKN UMRI Kelompok 55 Edukasi Bijak Gunakan Antibiotik dan Waspadai Kosmetik Bermerkuri di Posyandu Kampung Dosan
Prosesi ditandai dengan penyebaran bibit ikan air tawar yang dilakukan bersama oleh Kepala Desa Safrizal dan mahasiswa KKN Kelompok 149 UMRI.
Safrizal menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN UMRI yang telah memberikan perhatian terhadap pemanfaatan fasilitas desa dan membantu menyediakan bibit ikan untuk dikembangkan oleh masyarakat.
"Pemerintah desa berterima kasih kepada mahasiswa KKN UMRI atas pemberian bibit ikan ini. Semoga setelah ditebarkan, ikan ini bermanfaat dan dapat terus berkembang setelah mahasiswa KKN nantinya selesai," ujar Safrizal.
Baca juga:
KKN 86 UMRI Bantu Posyandu dan Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Siberobah
Menurut mahasiswa KKN Kelompok 149, keberadaan kolam ikan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, kolam tidak hanya menjadi fasilitas yang terbengkalai, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya kelompok wanita tani, dalam pengembangan sektor perikanan air tawar di tingkat desa.
Mahasiswa KKN Kelompok 149 UMRI berharap kolam yang telah dibersihkan dan kembali diisi dengan bibit ikan tersebut dapat terus dikelola oleh pemerintah desa bersama masyarakat setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Baca juga:
Bersama Masyarakat, KKN UMRI Kelompok 28 Dukung Penilaian Kebersihan Antar-RW Desa Seminai
Keberlanjutan pengelolaan menjadi hal penting agar program yang telah dilakukan tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian.
Melalui program kerja mandiri tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 149 UMRI berupaya memberikan stimulus bagi pemanfaatan potensi lokal sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Desa Lambang Sari V.
Diharapkan, pengelolaan kolam secara konsisten dapat menghasilkan manfaat jangka panjang serta menjadi salah satu sumber pangan dan kegiatan produktif yang dapat dikembangkan masyarakat desa.***
Penulis: Kelompok 149 Mahasiswa KKN 2026 Universitas Muhammadiyah Riau