Lurah Air Molek I Sebut Judi Jackpot di Simpang Bom dan Terminal Bukan Wilayahnya

datariau.com
2.076 view
Lurah Air Molek I Sebut Judi Jackpot di Simpang Bom dan Terminal Bukan Wilayahnya
Ilustrasi

RENGAT, datariau.com - Lurah Air Molek l, Syamsir Arsyad sudah berupaya sekuat tenaga untuk menutup seluruh tempat yang menjadi lokasi perjudian di daerah yang ia pimpin. Namun, di daerah lain masih bebas beroperasi.

"Lokasi judi di Terminal Lama dan Simpang Bom Lama itu masuk wilayah Desa Air Molek ll, untuk di wilayah Kelurahan Air Molek l sudah kita minta ke pemilik tempat untuk segera tutup," kata Lurah Air Molek l, Syamsir Arsyad, kemarin.

Syamsir juga mengaku telah memerintahkan kepada perangkat RT untuk langsung turun ke lokasi judi dan meminta segera ditutup sebelum ditempuh jalur hukum.

"Kemarin waktu RT datangi tempat judi jackpot di dusun Wonorejo dan Taman Pasar dengan tegas diminta untuk segera ditutup, apabila tak juga ditutup maka saya yang akan langsung melaporkan ke pihak yang berwajib, untuk yang di Terminal Lama dan Simpang Bom masuk ke dalam itu bukan kewenangan kita, karena itu masuk Desa Air Molek ll," terangnya lagi.

"Selain mengingatkan langsung oleh perangkat RT dan RW,  kita dari kelurahan juga berikan surat pemberitahun tidak dibenarkan buka usaha yang jenisnya melanggar hukum. Surat pemberitahuan, surat teguran terhadap pemilik judi ditembuskan ke camat, polsek dan Danramil kecamatan Pasir Penyu," lanjutnya.

Terpisah, salah seorang warga Edi mengatakan, bahwa hingga kini judi dingdong atau jackpot khususnya di kecamatan Pasir Penyu dan Sei Lala masih buka dan tetap beroperasi seperti biasanya.

"Yang kita herankan hingga kini penegak hukum sepertinya tidak peduli dengan adanya judi yang menjamur di Inhu. Padahal judi itu dilarang oleh pemerintah dan agama, tapi herannya permainan berbagai jenis malah dibiarkan seperti jamur yang berkembang," singkatnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
Tag:judi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)