Transparansi Fiskal: Seni Membuat Anggaran Negara Bisa Dipahami Semua Orang

Oleh: Moh. Ali Muchtaromi*
datariau.com
138 view
Transparansi Fiskal: Seni Membuat Anggaran Negara Bisa Dipahami Semua Orang

Kesimpulan


Transparansi fiskal sejatinya bukan sekadar pemenuhan formalitas administratif demi memajang deretan angka APBN di situs web resmi pemerintah agar lolos dari jerat audit lembaga pemeriksa keuangan. Lebih fundamental dari itu, transparansi fiskal adalah sebuah seni komunikasi publik yang progresif, sebuah ikhtiar kebudayaan untuk meruntuhkan tembok-tembok tebal yang selama ini mengisolasi birokrasi teknokratis dari realitas kehidupan masyarakat umum. Mengubah kerumitan angka menjadi kejelasan cerita adalah manifestasi tertinggi dari tanggung jawab moral sebuah pemerintahan demokratis kepada rakyatnya.

Upaya membumikan anggaran negara agar dapat dipahami oleh seluruh lapisan elemen masyarakat merupakan bentuk investasi jangka panjang yang tak ternilai bagi keberlangsungan kualitas demokrasi. Mengacu pada integrasi Teori Keagenan dan Teori Ruang Publik, penyederhanaan informasi fiskal secara efektif mampu mengikis asimetri informasi serta menghidupkan kembali diskursus publik yang sehat dan setara.

Baca juga: Privatisasi, Komersialisasi, dan Efisiensi BUMN PT Pelindo: Antara Tuntutan Pasar dan Kepentingan Publik


Ketika APBN disajikan lewat bahasa yang jujur, visualisasi data yang jernih, serta aksesibilitas digital yang terbuka, persepsi publik akan bergeser secara revolusioner. Masyarakat tidak lagi memandang APBN dengan sikap dingin sebagai "uang milik pemerintah", melainkan mengklaimnya dengan rasa bangga sebagai "uang milik kita bersama". Pada titik kesadaran kolektif itulah, sistem akuntabilitas publik yang sejati akan tegak berdiri, dan jalinan kepercayaan organik antara rakyat dan negara akan mengakar dengan sangat kuat.***

*) Penulis merupakan Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, Jurusan Administrasi Publik

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)