Pesta Babi, Demokrasi, dan Pertarungan Ruang Hidup Rakyat

Oleh: Nur Homsatun
datariau.com
46 view
Pesta Babi, Demokrasi, dan Pertarungan Ruang Hidup Rakyat

Islam juga menempatkan kritik terhadap penguasa sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Amar makruf nahi mungkar bukan sekadar ajakan moral personal, tetapi juga keberanian mengoreksi kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. Allah Ta'ala berfirman:

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. Ali Imran: 104)

Pada akhirnya, polemik film Pesta Babi sesungguhnya membuka ruang refleksi yang lebih besar tentang arah pembangunan di negeri ini. Pembangunan semestinya tidak hanya mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin keadilan sosial, menjaga lingkungan, dan menghormati hak masyarakat yang terdampak. Kritik tidak semestinya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai mekanisme koreksi agar kebijakan negara benar-benar berpihak pada rakyat.

Keadilan sejati tentu tidak lahir dari sistem yang tunduk pada kepentingan modal semata, melainkan dari tata kelola yang menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasi utama, serta menjunjung nilai-nilai moral dalam setiap kebijakan.

Wallahu a’lam bishawab.***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)