Pengangguran Banyak, TKI Ilegal Kian Marak

Oleh: Sri Lestari, ST
datariau.com
2.355 view
Pengangguran Banyak, TKI Ilegal Kian Marak
Ilustrasi. (Foto: int)

Berbeda dengan ekonomi Islam. Ekonomi Islam dibangun di atas dasar bahwa kedaulatan hanya milik Allah. Sehingga manusia dalam mengelola SDA sesuai dengan aturan Allah. Dalam Islam aturan kepemilikan diatur secara jelas. Ada kepemilikan individu yang diperuntukkan untuk kepentingan individu, seperti rumah, kendaraan, perindustrian. Ada kepemilikan umum yang diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat secara umum, seperti: emas, perak, minyak bumi dan sumber daya alam lainnya. Ada kepemilikan negara yang diperuntukkan untuk kepentingan negara, seperti jizyah, harta rampasan perang.

Dengan pembagian kepemilikan akan sangat muda dalam mengelola harta. Negara akan mengelola kepemilikan umum yang hasilnya untuk kepentingan masyarakat umum, seperti pembiayaan sekolah, kesehatan, pelayanan jalan, dan lainnya. Ketika kepemilikan umum dikelola oleh negara tanpa menyerahkan kepada pihak manapun, maka negara akan banyak menyerap tenaga kerja dan memaksimalkan sumberdaya manusia di dalam negeri. Sehingga masyarakat tidak perlu menjadi TKI ke luar negeri. Selain itu negara benar-benar hadir dalam memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi pekerja. Negara hadir dengan menjalankan fungsinya sebagai pengurus dan pelindung (perisai) masyarakat. Negara bertanggung jawab sepenuhnya terhadap rakyatnya.

Dengan demikian tampak jelas permasalahan pengangguran bukan permasalahan individu namun permasalahan yang sistematis. Sehingga dalam menyelesaikannya membutuhkan sistem yang mampu mengurai permasalahan. Saatnya masyarakat di atur dengan sistem yang berasal dari Sang Pencipta yakni Islam. ***

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)