SMM PANEL INDO

Kasus ISPA Melonjak di Pekanbaru, DPRD Minta Layanan Kesehatan Turun ke Tengah Masyarakat

datariau.com
162 view
Kasus ISPA Melonjak di Pekanbaru, DPRD Minta Layanan Kesehatan Turun ke Tengah Masyarakat
Foto: Endi
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra SH.

PEKANBARU, datariau.com - Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Pekanbaru terus menjadi perhatian di tengah kondisi kualitas udara yang menurun akibat paparan kabut asap.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Nur Putra SH, mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) memperkuat pelayanan kesehatan dengan turun langsung ke tengah masyarakat.

Menurut Aidhil, layanan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan fasilitas Puskesmas. Dalam kondisi kualitas udara yang memburuk, petugas kesehatan dinilai perlu lebih aktif mendatangi kawasan permukiman warga, terutama wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan.

"Kita mendorong pelayanan kesehatan hadir ke permukiman warga agar masyarakat cepat mendapat pelayanan kesehatan. Sekarang kan kualitas udara menurun akibat paparan asap, tentu potensi penyakit pernapasan akan banyak," kata Aidhil, Senin (21/9/2026).

Baca juga:ISPA Tembus 5.000 Kasus, DPRD Pekanbaru Minta Diskes Perkuat Pengawasan hingga Puskesmas


Ia mengatakan, pelayanan kesehatan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat akan memudahkan warga mendapatkan pemeriksaan ketika mulai mengalami keluhan gangguan pernapasan.

Terlebih, berdasarkan data sementara Dinas Kesehatan Pekanbaru, jumlah kasus ISPA telah mencapai 5.587 kasus.

Angka tersebut dinilai perlu menjadi perhatian karena berpotensi terus bertambah apabila kondisi kualitas udara belum membaik.

Baca juga:Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Desak Pelaku Karhutla Ditindak Tegas Agar Kabut Asap Tidak Terus Berulang


"Jumlah kasus semakin bertambah ini. Jadi kalau pelayanan dihadirkan dekat dengan masyarakat tentu potensi untuk penanganan terkait ISPA ini lebih cepat diakses," ujarnya.

Puskesmas Diminta Lebih Aktif


Aidhil mendorong Diskes bersama Puskesmas menyusun pola pelayanan jemput bola secara berkala di kawasan permukiman.

Menurutnya, layanan tersebut dapat diprioritaskan di wilayah yang cukup jauh dari Puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Dengan demikian, warga yang mengalami gejala ISPA tidak harus menempuh jarak jauh hanya untuk mendapatkan pemeriksaan awal.

"Pelayanan jemput bola ini lebih terasa di titik-titik permukiman yang jauh dari Puskesmas. Tentu kita mendorong instansi terkait untuk menerapkan pelayanan ini," sebutnya.

Baca juga:Aidhil Nur Putra Harap RT/RW yang Baru Dilantik Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat Pekanbaru


Selain memudahkan akses pemeriksaan, kehadiran petugas kesehatan di tengah masyarakat juga diharapkan dapat mempercepat penanganan warga yang mengalami keluhan akibat paparan asap.

Aidhil menilai langkah antisipasi perlu diperkuat selama kualitas udara masih terganggu. Pelayanan kesehatan yang lebih proaktif dinilai penting untuk mengurangi hambatan masyarakat dalam memperoleh pemeriksaan dan penanganan.

DPRD Pekanbaru pun mendorong Pemko bersama Diskes dan seluruh Puskesmas meningkatkan respons pelayanan kesehatan, khususnya di kawasan permukiman yang rentan terdampak kabut asap. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)