Oknum Anggota DPRD Kota Bandung Dilaporkan ke Polisi Diduga Terlibat Kekerasan

datariau.com
101 view
Oknum Anggota DPRD Kota Bandung Dilaporkan ke Polisi Diduga Terlibat Kekerasan

DATARIAU.COM - Konten kreator, Herri Pras melaporkan sekitar 20 orang ke Polres Bogor terkait dugaan intimidasi, persekusi, provokasi, hingga kekerasan saat mendatangi rumahnya. Salah satu yang dilaporkan diduga oknum DPRD Kota Bandung.

Laporan tersebut dilayangkan setelah kedatangan rombongan yang diduga berkaitan dengan petarung MMA Yudi Cahyadi dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya. Herri menilai tindakan mereka yang mendesaknya berduel tanpa memenuhi persyaratan yang diajukannya telah melanggar hukum.

Melalui pernyataan di media sosial, Herri menyebut dirinya menjadi sasaran intimidasi dan provokasi untuk melakukan duel fisik. Ia juga menyoroti dugaan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama saat rombongan tersebut mendatangi kediamannya.

"Intimidasi, persekusi dan provokasi kepada saya untuk melakukan aktivitas fisik (duel) oleh saudara @yudi_cahyadi99 yang dugaan kuat digerakkan juga oleh saudara Edwin Sanjaya," tulis Herri di Instagramnya, dikutip Senin (2/11/2026).

Ia menegaskan, langkah hukum diambil untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut. Herri menyatakan akan mengikuti proses hukum yang berlaku hingga tuntas.

Sementara itu, Kuasa Hukum Herri menjelaskan, pihaknya melaporkan sekitar 20 orang dalam peristiwa tersebut.

"Pelaporan yang rencananya akan dilakukan di Polsek Gunung Putri itu, kita memang pindahkan ke Polres Bogor karena memang jumlah terduga pelaku ini sekitar 20 orang," ungkapnya.

Menurutnya, rombongan tersebut diduga berasal dari Bandung dan datang menggunakan mobil Toyota HiAce berpelat merah. Kuasa hukum Herri juga menyebut pihak yang datang mengaku berasal dari kelompok yang disebut BFC serta mengklaim memiliki kuasa dari Ustaz Adi Hidayat.

Dalam keterangannya, kuasa hukum Herri menyebut pihaknya sempat berupaya melakukan mediasi. Namun, upaya tersebut menemui jalan buntu setelah sebagian orang yang berada di lokasi pergi, termasuk tiga orang yang diduga sebagai pelaku utama.

Kuasa hukum mengaku telah meminta pihak yang mendampingi rombongan agar mereka kembali, tetapi permintaan itu tidak dipenuhi. Tim hukum Herri kemudian berinisiatif mendatangi Polres Bogor sekitar pukul 02.00 WIB untuk membuat laporan.

Dalam laporan tersebut, tim kuasa hukum menduga terjadi tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 262 dan Pasal 471 KUHP. Setelah laporan dibuat hingga sekitar pukul 08.00 WIB, Herri disebut menjalani pemeriksaan di rumah sakit untuk keperluan visum et repertum.

Kuasa hukum berharap pihak-pihak yang dilaporkan menunjukkan iktikad baik dan memberikan klarifikasi. Dia juga menegaskan bahwa apabila pihak lain hendak melaporkan Herri, hal itu merupakan perkara terpisah yang harus diproses secara tersendiri.

"Kami hanya fokus kepada tindak pidana yang sudah terjadi di kediaman klien kami," tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari kepolisian mengenai perkembangan laporan tersebut. Dugaan keterlibatan anggota dewan yang disebut sebagai pihak yang turut terlibat juga belum ada keterangan lebih lanjut.***

Sumber: jawapos.com

Video Herri Pras didatangi sekelompok orang di rumahnya, tampak seorang di dalamnya oknum Anggota DPRD Kota Bandung:


Video Herri Pras siap menerima tantangan duel dengan syarat:

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)