Sejumlah Tokoh Masyarakat Siak Nyatakan Dukungan Terhadap Proses Hukum Kasus Laka Maut di Perawang

Hermansyah
142 view
Sejumlah Tokoh Masyarakat Siak Nyatakan Dukungan Terhadap Proses Hukum Kasus Laka Maut di Perawang
Cek TKP laka maut di Perawang.

SIAK, datariau.com - Sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Siak menyatakan dukungan terhadap proses hukum kasus kecelakaan maut yang menewaskan seorang siswi berinisial AM (16) di Jalan Raya KM 10, Perawang Barat, Tualang.

Mereka meminta penanganan perkara tersebut berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dukungan itu disampaikan Ketua Persatuan Masyarakat Aceh (PERMASA) Kabupaten Siak, Tengku Zulham Efendi, Jum'at (30/10/2026).

Ia menegaskan, proses hukum terhadap pengemudi mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut harus terus berjalan agar menjadi pelajaran bagi masyarakat, khususnya dalam berkendara.

"PERMASA mendukung proses hukum berjalan untuk pelaku. Hal ini untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang lain dalam berkendara," kata Zulham.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Indragiri Hulu (IKA Inhu) Kabupaten Siak, Irwan.

Ia mengapresiasi sikap keluarga korban, baik keluarga AM yang meninggal dunia maupun keluarga korban lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Irwan, pihak keluarga korban telah menyampaikan keinginan agar perkara tersebut tetap diproses secara hukum dan tidak diselesaikan melalui perdamaian.

"Orang tua korban menyampaikan kepada kami bahwa mereka tidak mau berdamai dan tetap meminta proses sesuai hukum yang berlaku. Itu sangat kami apresiasi," ujar Irwan.

Ia menegaskan, pihaknya mendukung penuh keputusan keluarga korban untuk memperjuangkan proses hukum hingga tuntas. Ia juga meminta keluarga agar tidak ragu dalam menyuarakan hak mereka.

"Kami mendukung penuh kemauan orang tua korban untuk melanjutkan proses hukum. Jangan ragu," tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang melibatkan satu unit Toyota Land Cruiser dan tiga sepeda motor terjadi di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Insiden tersebut merenggut nyawa AM (16), seorang siswi yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menjalani aktivitas sekolah. Selain korban meninggal dunia, empat orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Kerugian materiil akibat kecelakaan itu ditaksir mencapai Rp10 juta.

Kepergian AM menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.

"Pergi ke sekolah anak tersebut dalam kondisi sehat walafiat, namun saat pulang justru tinggal nama," uar seorang warga setempat, menggambarkan kesedihan atas kepergian korban.

Berdasarkan data awal kepolisian, kecelakaan melibatkan Toyota Land Cruiser bernomor polisi BM 151 AK yang dikemudikan pria berinisial DK (49). Mobil tersebut diketahui melaju dari arah Perawang menuju Minas.

Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga bergerak ke sisi kanan badan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas tiga sepeda motor, yakni Honda Vario bernomor polisi BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, serta satu unit Honda Beat tanpa nomor polisi.

Jarak yang sudah terlalu dekat menyebabkan tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras mengakibatkan para pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka-luka.

Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah dengan arus lalu lintas sedang. Kondisi jalan beraspal mulus dan memiliki marka yang jelas. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kapolres Siak melalui Kasatlantas Polres Siak, AKP Siswoyo, SH, sebelumnya menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut dilakukan secara profesional.

Saat dikonfirmasi pada Kamis (29/10/2026), Siswoyo memastikan penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap kronologi serta penyebab kecelakaan.

"Proses hukum tetap berjalan. Saat ini Tim Unit Laka Satlantas Polres Siak sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi dan pengemudi kendaraan, serta memperdalam hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) guna mengungkap secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan," ujar Siswoyo.

Sebelumnya, jajaran Polsek Tualang bersama Unit Laka Lantas Satlantas Polres Siak telah mendatangi lokasi kejadian. Petugas mengamankan kendaraan yang terlibat, mendata kondisi para korban, serta mengumpulkan keterangan saksi mata.

Duka atas kepergian AM juga disampaikan melalui media sosial SMKN 1 Tualang. Pihak sekolah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus berharap agar perkara tersebut diproses secara adil sesuai ketentuan hukum.

Sementara itu, jenazah AM telah dibawa keluarga ke Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu, untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Polisi juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi peraturan lalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)