Aidil Amri Apresiasi Rencana Festival Kue Talam Ketan Durian Terpanjang di Dunia yang Akan Pecahkan Rekor MURI pada HUT ke-242 Pekanbaru

datariau.com
414 view
Aidil Amri Apresiasi Rencana Festival Kue Talam Ketan Durian Terpanjang di Dunia yang Akan Pecahkan Rekor MURI pada HUT ke-242 Pekanbaru
Foto: Endi
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri.

PEKANBARU, datariau.com - Festival Kue Talam Ketan Durian Terpanjang di Dunia yang akan digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Ahad (21/6/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, termasuk legislatif.

Kegiatan yang digagas Pemerintah Kota Pekanbaru bersama ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tersebut akan menghadirkan kue talam ketan durian sepanjang 1 kilometer yang dibentangkan tanpa terputus dari kawasan Tugu Zapin hingga depan RRI Pekanbaru. Festival ini bahkan ditargetkan masuk dalam catatan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai sajian kue talam durian terpanjang yang pernah dibuat.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidil Amri, menilai festival tersebut merupakan terobosan besar dalam upaya memperkenalkan kuliner khas Melayu Riau kepada masyarakat nasional maupun mancanegara.

"Sangat luar biasa dan belum pernah ada sebelumnya. Kue talam ketan durian sepanjang satu kilometer ini bisa membuat masyarakat Indonesia lebih mengenal kuliner khas Pekanbaru," kata Aidil, Jumat (19/6/2026).

Menurut Aidil, kue talam ketan durian memiliki cita rasa khas yang layak menjadi identitas kuliner Kota Pekanbaru sekaligus sajian penyambutan bagi tamu yang datang ke ibu kota Provinsi Riau tersebut.

"Kalau wisatawan datang ke Pekanbaru, mereka harus mencicipi kue talam ketan durian. Ini salah satu kuliner khas yang bisa menjadi identitas daerah kita," ujarnya.

Politisi senior Partai Demokrat itu juga mendorong agar kue talam ketan durian menjadi bagian dari layanan hospitality daerah, mulai dari lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, hotel, restoran hingga bandara.

"Kue talam ketan durian ini sangat layak menjadi sajian penyambutan resmi. Bisa disajikan di hotel, kantor pemerintahan, acara-acara resmi, bahkan di bandara sebagai makanan khas Pekanbaru," jelasnya.

Festival yang diperkirakan membutuhkan dukungan dana sekitar Rp700 juta tersebut dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh penyelenggaraan mendapat dukungan partisipasi para pelaku UMKM dan berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam produksi kue talam durian sepanjang satu kilometer.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sebelumnya menyebutkan bahwa festival ini sengaja dirancang untuk membangkitkan kebanggaan masyarakat terhadap makanan khas daerah yang selama ini belum mendapatkan promosi secara maksimal. Selain menjadi atraksi utama perayaan hari jadi kota, seluruh kue yang disajikan nantinya akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir.

Menurut Aidil, dampak yang dihasilkan tidak hanya dari sisi promosi budaya dan pariwisata, tetapi juga akan memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha lokal.

"Kalau ini terus dikembangkan, tentu akan menghidupkan UMKM yang ada di Pekanbaru. Semakin banyak hotel, restoran, dan pelaku usaha yang menyajikannya, maka semakin besar pula manfaat ekonominya bagi masyarakat," tutup Aidil.

Melalui Festival Kue Talam Ketan Durian Terpanjang di Dunia, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap kuliner khas Melayu tersebut semakin dikenal luas, menjadi ikon baru daerah, serta mampu memperkuat posisi Pekanbaru sebagai salah satu destinasi wisata kuliner unggulan di Indonesia. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)