Tangkapan Pupuk Subsidi Diduga Hilang Tanpa Jejak, Warga Inhu Kecewa

datariau.com
1.491 view
Tangkapan Pupuk Subsidi Diduga Hilang Tanpa Jejak, Warga Inhu Kecewa
Foto: Dok.
Truk dan pupuk subsidi yang pernah diamankan.

RENGAT, datariau.com - Terkait perkara kasus pupuk subsidi dari hasil penangkapan jajaran Kodim 0302 Inhu bulan Agustus 2017 silam sampai kini tindak lanjutnya diduga hilang. Bahkan barang bukti truk dan pupuk itu pun sudah tak tahu rimbanya.

Terakhir kabarnya perkara pupuk itu ditangani oleh Polres Inhu, mobil truk coldiesel BM 8198 BU sebagai barang bukti dan pupuk lebih kurang sepuluh ton diduga sudah diambil oleh pemiliknya. Hal ini sangat disayangkan oleh ratusan dan bahkan ribuan masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani.

Sebagaimana yang disampaikan oleh beberapa warga yang tergabung dalam kelompok tani asal Kecamatan Kelayang, Sei Lala, Pasir Penyu dan Kecamatan Lirik, dengan adanya kabar beberapa bulan yang lalu penangkapan pupuk subsidi oleh Kodim 0302 Inhu, selaku masyarakat petani mereka sangat gembira sekali, karena dengan tertangkapnya pelaku penggelapan pupuk subsidi tersebut, maka para petani tidak lagi kesulitan untuk mencari pupuk subsidi dan ada efek jera bagi oknum yang berniat buruk menggelapkan pupuk subsidi yang seharusnya menjadi jatah masyarakat petani, bukan perusahaan perkebunan.

"Jujur saja berapa bulan belakangan ini kami sebagai petani sawit sangat kesulitan untuk mencari yang namanya pupuk subsidi, dan hampir kurang lebih 2 atau 3 tahun ini saya gunakan pupuk non subsidi," kata seorang anggota kelompok tani menyampaikan keluhannya kepada datariau.com, kemarin.

Sementara itu, Ujang, warga Sei Lala, mengatakan, jika memang benar kabar atau isu bahwa kasus penangkapan pupuk oleh Kodim 0302 Inhu beberapa bulan yang lalu tidak diproses hukum, pihaknya atas nama masyarakat petani kecewa dan menyesalkan hal itu.

"Karena dengan adanya penggelapan pupuk subsidi tersebut mengakibatkan ratusan dan bahkan ribuan petani khususnya di Kabupaten Inhu menjadi sengsara akibat adanya pelaku-pelaku penggelapan pupuk subsidi tersebut," terangnya.

Harapan petani, dengan tertangkapnya pelaku penggelapan pupuk subsidi itu, penegak hukum seharusnya dapat mengembangkan siapa-siapa saja pelaku yang selama ini menggelapkan pupuk subsidi. Kemudian masyarakat bisa mengikuti perkembangan kasus tersebut dan berikan efek jera kepada pelaku.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat, seorang warga Lirik mengaku mengikuti perkembangan kasus itu, dan mendapat kabar bahwa pihak kepolisian tidak menemukan tersangka dalam kasus penggelapan pupuk subsidi itu.

"Kalau memang itu alasan polisi tidak melanjutkan kasus penggelapan pupuk subsidi tersebut serasa tidak masuk akal, karena informasinya waktu jajaran Kodim 0302 Inhu menangkap mobil truk tersebut bersama sopirnya," terang warga.

"Seharusnya bisa dimintai keterangan dari sopir siapa pemilik pupuk atau siapa yang menyuruh mengantarkan pupuk subsidi tersebut ke Pelalawan, sementara surat izin pupuk subsidi tersebut ke Inhil," lanjut warga itu.

Terkait keluhan warga ini, pihak Polres Inhu belum bisa dikonfirmasi. Tim datariau.com masih mengupayakan konfirmasi untuk pemberitaan selanjutnya.

Penulis
: Heri
Editor
: Angga
Sumber
: Datariau.com
Tag:pupuk
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)