Galeri Foto DPRD Pekanbaru

Komisi III DPRD Pekanbaru Hearing Bersama Guru dan Disdik

Bahas Rencana Pemotongan Insentif Guru
Admin
1.473 view
Komisi III DPRD Pekanbaru Hearing Bersama Guru dan Disdik
Foto: Ist.
Suasana hearing Komisi III DPRD Kota Pekanbaru bersama para guru dan Disdik Pekanbaru.

PEKANBARU, datariau.com - Adanya kabar yang menyebutkan dipotongnya dana intensif para guru honor kota Pekanbaru membuat para guru ketar ketir dibantah Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal. Disdik berjanji tetap membayarkan insentif guru perbulan Rp600 ribu kepada 350 guru honor, dari jumlah 1200 guru honor yang ada di Pekanbaru. Selain itu, Disdik berjanji akan memperjuangkan, status guru honor komite menjadi guru honor Pemko Pekanbaru.

Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal mengaku sangat menyayangkan permasalahan ini sampai kemana-mana. Harusnya, para guru honor mempertanyakan kebenaran pemotongan tersebut kepada dirinya. Sebab, untuk pembahasan APBD-P saja belum tuntas.

"Saya ini kan bapak mereka, tanyakan apakah benar atau tidak informasi pemotongan itu. Tidak ada wacana pemotongan itu sama sekali," sebutnya, saat menghadiri hearing Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (5/9/2018).

Jamal menegaskan akan meningkatkan status 350 guru honor tersebut, diutamakan guru honor komite. "Angka Rp1,5 juta perbulan itu baru segitu kami sanggup, tapi saya akan berjuang. Tapi semua tergantung keuangan daerah," katanya.

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ST menjelaskan, hasil hearing tersebut memutuskan bahwa dana insentif guru honor yang dikabarkan dikurangi karena alasan rasionalisasi, tak jadi dipotong.

"Dengan demikian, maka insentifnya bisa dinaikkan menjadi Rp1,5 juta perbulan. Tapi ini akan diusulkan dalam APBD 2019. Sedangkan tahun 2018 ini, insentif mereka tetap dibayarkan Rp600 ribu perorang, melalui usulan APBD-Perubahan. Pembahasan anggarannya kini sedang diproses," kata Zulfan.

Dengan keputusan tersebut, pihak DPRD bersyukur karena Disdik ternyata tetap memperhatikan nasib guru honor tersebut. "Tapi soal perubahan status guru honor ini, yang pendidikannya sarjana (S1), dan masa kerjanya sudah lama. Semoga ini bisa terwujud sesuai harapan," tambahnya. (adv/rik)


Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Darnil saat menyampaikan pendapat saat hearing


Para perwakilan Guru Honor yang hadir saat hearing bersama Komisi III dan Disdik Pekanbaru


Suasana ketika para guru menyampaikan keluhannya terkait insentif yang akan dipotong dalam hearing


Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz (kanan) memimpin hearing bersama guru honor dan Disdik Pekanbaru


Para guru, Anggota Komisi III dan Disdik Pekanbaru yang hadir pada saat hearing