Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Didesak Lakukan PSBB

Ruslan
945 view
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Didesak Lakukan PSBB
Foto: Net

DATARIAU.COM - Wakil Ketua Komisi Kesehatan Dewan Perwakilan Rakyat, Charles Honoris, mendesak pemerintah pusat untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah kenaikan kasus Covid-19.

?Kondisi Covid-19 saat ini bukan hanya mengkhawatirkan, tapi mengerikan,? ujarnya dalam pesan pendek, Jumat, 18 Juni 2021.

Charles melanjutkan kondisi yang mengerikan itu terjadi karena angka kasus Covid-19 semakin naik setelah libur lebaran. Angka penularan dan kematian akibat Covid-19 pun mencetak rekor baru pada Kamis, 17 Juni 2021, yakni 12.624 orang positif Covid-19, dan 227 orang meninggal. Menurut Charles, angka kematian itu tertinggi sejak 3 April 2021.

Dengan kondisi ini, pemerintah malah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro yang berlaku 15-28 Juni 2021 di seluruh Indonesia. Beberapa hal yang diatur dalam PPKM Mikro ini adalah tempat kerja diisi 50 persen pegawai, pengunjung restoran dan tempat makan dibatasi 50 persen, serta pembatasan jam operasional untuk pusat pembelanjaan.

Menurut Charles, PPKM Mikro yang dilakukan ini tak cukup merespon kedaruratan penularan Covid-19. Apalagi, lanjut dia, PPKM Mikro menjadi tak efektif karena di beberapa daerah masih minim tes Covid-19 untuk masyarakat dan pelacakan bagi yang terpapar. ?Apa arti zonasi warna, jika tes dan lacak minim?? ujar Charles.

Politikus PDIP ini mengatakan, jika pemerintah melakukan PSBB maka penerapannya pun harus lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Sebab, Charles mengibaratkan Covid-19 sebagai bencana tsunami dan PSBB sebagai pemecah gelombang.

Tag:Covid
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)