DATARIAU.COM - Dalam Islam, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga anak-anaknya dari perbuatan maksiat. Ketika orang tua membiarkan anak perempuan berpacaran, maka hal itu merupakan dosa besar yang bisa menjadi sebab datangnya murka Allah. Karena pacaran merupakan pintu zina paling besar, setiap orang tua wajib menjauhkan anaknya dari pintu zina tersebut.
Islam tidak hanya melarang zina, tetapi juga melarang segala jalan yang mendekatkan kepada zina. Allah Ta’ala berfirman: “Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra’: 32)
Pacaran membuka pintu menuju khalwat, ikhtilat, sentuhan nonmahram, hingga perbuatan yang lebih besar dosanya. Karena itu para ulama menjelaskan bahwa pacaran bukan bagian dari ajaran Islam.
Baca juga:Anak Gadis Kabur dari Rumah Hingga Ditiduri Pacar, Ibu di Kampar Lapor Polisi
Tanggung Jawab Orang Tua dalam Islam
Orang tua bukan sekadar memberi makan dan pendidikan dunia kepada anak, tetapi juga wajib menjaga akidah, akhlak, dan kehormatan mereka. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.
Ketika orang tua mengetahui anaknya pacaran namun membiarkannya, bahkan memberi izin dengan alasan “zaman sekarang wajar”, maka sikap itu bisa termasuk bentuk kelalaian dalam mendidik anak.
Para ulama menjelaskan bahwa membiarkan kemungkaran padahal mampu mencegahnya termasuk dosa. Karena itu, orang tua wajib menasihati, mengingatkan, dan mengarahkan anak kepada jalan yang halal.
Pacaran Bukan “Proses Mengenal” yang Dibenarkan
Sebagian orang tua beranggapan pacaran diperlukan agar anak mengenal calon pasangan. Namun Islam telah memberi jalan yang lebih mulia melalui ta’aruf dan khitbah.
Istilah “pacaran islami” sebenarnya tidak memiliki dasar dalam syariat. Sebab, aktivitas yang biasa terjadi dalam pacaran justru banyak melanggar batas-batas agama seperti khalwat, bercumbu, saling merayu, dan membuka aurat.
Baca juga:Pasangan Pacaran Tertangkap Mesum Dekat Masjid Saat Orang Shalat Tarawih
Dampak Buruk Jika Orang Tua Membiarkan Pacaran
Beberapa dampak buruk yang sering muncul akibat pacaran antara lain:
* Rusaknya rasa malu pada anak
* Munculnya kebiasaan bermesraan dengan nonmahram
* Lalai dari ibadah
* Terjerumus zina hati, zina mata, hingga zina fisik
* Hancurnya masa depan dan nama baik keluarga
* Timbul penyesalan mendalam setelah terjebak maksiat
Tidak sedikit kasus kehamilan di luar nikah, depresi, hingga rusaknya hubungan keluarga berawal dari pacaran yang dianggap sepele.
Karena itu, Islam menutup pintu sejak awal agar kehormatan laki-laki dan perempuan tetap terjaga.
Baca juga:Inilah 4 Musibah Besar Dialami Orang yang Pacaran