SIAK, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 45 memberikan edukasi kepada siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) AMTI Kampung Rempak mengenai pentingnya menggunakan smartphone secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan edukasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu (15/8/2026) dan diikuti oleh siswa-siswi kelas IV, V, dan VI MI AMTI Kampung Rempak. Kegiatan turut didampingi oleh para guru sebagai bagian dari upaya memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai penggunaan teknologi secara positif di tengah perkembangan digital yang semakin pesat.
Sejak kegiatan dimulai, para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan mahasiswa KKN UMRI Kelompok 45. Edukasi dikemas secara interaktif dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan usia peserta.
Baca juga:
Ubah Limbah Jadi Bernilai, KKN UMRI Edukasi Warga Kampung Rempak tentang Pembuatan Briket dari Sekam Padi dan Tempurung Kelapa
Selain menerima materi, siswa juga diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan dan menyampaikan pengalaman mereka dalam menggunakan smartphone sehari-hari. Interaksi tersebut membuat kegiatan berlangsung lebih hidup sekaligus membantu mahasiswa memahami kebiasaan siswa dalam memanfaatkan perangkat digital.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN UMRI Kelompok 45 menjelaskan bahwa smartphone pada dasarnya bukan hanya perangkat untuk bermain game atau menikmati hiburan. Jika digunakan secara tepat, smartphone dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung kegiatan belajar.
Para siswa diajak memanfaatkan smartphone untuk mencari informasi yang berkaitan dengan pelajaran, membaca materi pendidikan, mencari referensi, serta mengakses berbagai konten yang bermanfaat dan sesuai dengan usia mereka.
Baca juga:KKN UMRI Kelompok 45 Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Siswa SMAN 1 Sabak Auh
Namun, mahasiswa juga mengingatkan bahwa penggunaan smartphone yang tidak terkontrol dapat memberikan dampak kurang baik. Salah satunya adalah kebiasaan menggunakan smartphone dalam waktu yang terlalu lama, terutama untuk bermain game dan mengakses media sosial.
Penggunaan secara berlebihan juga dapat membuat anak mengurangi waktu untuk belajar, berolahraga, bermain bersama teman, maupun berinteraksi dengan keluarga. Karena itu, siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya membagi waktu antara penggunaan smartphone dan aktivitas sehari-hari.
Tak hanya membahas penggunaan yang berlebihan, edukasi tersebut juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan saat menggunakan internet. Para siswa diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Baca juga:SDN 1 Rempak Arahkan Smartphone Jadi Sarana Belajar, Siswa Diajak Lebih Kreatif di Era Digital
Mahasiswa KKN juga mengingatkan siswa untuk tidak sembarangan memberikan data pribadi kepada orang lain melalui internet. Informasi seperti nama lengkap, alamat rumah, nomor telepon, kata sandi, maupun informasi pribadi lainnya perlu dijaga dan tidak diberikan kepada orang yang tidak dikenal.
Para siswa juga diminta berhati-hati ketika berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Mereka perlu memahami bahwa tidak semua informasi maupun orang yang ditemui di dunia maya dapat dipercaya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut mengajak siswa untuk menerapkan kebiasaan sederhana dalam menggunakan smartphone. Salah satunya dengan menentukan waktu khusus untuk menggunakan perangkat digital dan menghentikan penggunaannya ketika sudah waktunya belajar, beristirahat, atau melakukan aktivitas lainnya.
Baca juga:
Disebar ke Semua Media Sosial, Ribuan Berita KKN Mahasiswa di Data Riau Cepat Viral
Waktu yang biasanya digunakan untuk bermain smartphone juga dapat dialihkan ke berbagai kegiatan positif, seperti membaca buku, berolahraga, bermain bersama teman, membantu orang tua, serta melakukan aktivitas bersama keluarga.
Melalui edukasi ini, KKN UMRI Kelompok 45 berharap siswa-siswi MI AMTI Kampung Rempak memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat sekaligus risiko penggunaan smartphone.
Mahasiswa berharap smartphone dapat dimanfaatkan sebagai media untuk belajar, memperoleh pengetahuan, dan mengembangkan kemampuan, bukan hanya sebagai sarana hiburan.