KAMPAR, datariau.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Pekanbaru, Andry Saputra, menegaskan penguatan kader menjadi salah satu kunci untuk memastikan Partai Gerindra terus hadir di tengah masyarakat sekaligus mengawal program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan Andry saat menghadiri penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra Provinsi Riau yang digelar di Danau Rusa, Kabupaten Kampar, Ahad (30/8/2026).
Diklat Laskar Gerindra Provinsi Riau tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
DPC Partai Gerindra Kota Pekanbaru turut berpartisipasi dengan mengirimkan sebanyak 60 peserta dalam kegiatan kaderisasi tersebut.
Baca juga:DPC Gerindra Pekanbaru Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih dan Makanan kepada Masyarakat
“Diklat ini harus melahirkan kader yang militan, disiplin dan memiliki pemahaman yang kuat terhadap Manifesto Perjuangan Partai Gerindra. Yang paling penting, setelah kembali ke daerah masing-masing, kader harus hadir dan bekerja bersama rakyat,” kata Andry Saputra.
Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Riau serta anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Menurut Andry, berkumpulnya kader, struktur partai dan anggota legislatif Partai Gerindra dalam satu kegiatan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan langkah perjuangan hingga ke tingkat akar rumput.
Baca juga:Idul Adha 1447 H, DPD Gerindra Riau Salurkan 60 Ekor Sapi Kurban ke Seluruh Kabupaten/Kota
Ia menilai Manifesto Perjuangan Partai Gerindra harus menjadi pedoman bagi setiap kader dalam menjalankan aktivitas politik maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Manifesto Perjuangan Partai Gerindra bukan hanya untuk dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan. Kader harus mampu mendengar aspirasi rakyat, memahami persoalan yang ada dan ikut menghadirkan solusi,” ujarnya.
Kader Diminta Tidak Hanya Aktif Saat Pemilu
Andry juga mengingatkan agar Laskar Gerindra tidak hanya aktif ketika memasuki momentum pemilu. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat harus dibangun secara konsisten dan berkelanjutan.
“Kader Gerindra tidak boleh hanya hadir menjelang pemilu. Kita harus hadir setiap saat ketika rakyat membutuhkan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan kerja nyata dan pengabdian,” katanya.
Ia menegaskan, kader partai harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Andry juga menekankan pentingnya peran kader Gerindra dalam mengawal pelaksanaan program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga:Semarak HUT ke-81 RI, Muhammad Rahul Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Masyarakat Pekanbaru
Menurutnya, dukungan terhadap pemerintah tidak cukup hanya disampaikan secara politik, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan.
Kader Gerindra, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program-program yang berpihak kepada rakyat benar-benar memberikan manfaat.
“Kita memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Kita harus memastikan program yang berpihak kepada rakyat benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk di Provinsi Riau,” tegas Andry.