Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Bersih, Transparan, dan Tanpa Jalur Khusus

datariau.com
175 view
Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Bersih, Transparan, dan Tanpa Jalur Khusus

PEKANBARU, datariau.com - Polda Riau menegaskan bahwa proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Dalam proses seleksi ini, tidak ada jalur khusus, kuota titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Riau, Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan seleksi Akpol 2026.

“Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif,” tegasnya, Senin (8/6/2026).

Baca juga:Mendagri Apresiasi Dedikasi Praja IPDN dan ASN Kemendagri Selama Penugasan Pascabencana di Aceh Tamiang


Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka dan objektif sesuai kebijakan Mabes Polri. Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi masing-masing.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Polri terus berkomitmen mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Oleh karena itu, setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat, baik oleh unsur internal maupun eksternal.

Menurutnya, pola rekrutmen Polri saat ini juga telah sejalan dengan harapan berbagai pihak, termasuk Kompolnas, Ombudsman, LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang turut melakukan pengawasan terhadap proses penerimaan anggota Polri.

Kombes Pol Boy Jeckson juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian,” ujarnya.

Baca juga: Sapu Bersih Peringkat Teratas, 7 Siswa Bimbel PLC Pekanbaru Lolos Seleksi AKPOL 2025 ke Tingkat Pusat


Selain itu, ia meminta jajaran SDM dan Humas Polda Riau untuk terus melakukan sosialisasi prinsip BETAH kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang menyesatkan terkait rekrutmen Polri.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk menghasilkan personel yang berkualitas dalam melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” katanya.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)