Kapolda Riau Terima 2 Penghargaan dari BEM se-Riau

Hermansyah
154 view
Kapolda Riau Terima 2 Penghargaan dari BEM se-Riau
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SIK menerima penghargaan dari BEM se-Riau.

PEKANBARU, datariau.com " Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SIK kembali menerima dua penghargaan dalam penanganan karhutla dan penanganan kasus narkoba dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau bertempat di Cafetaria lantai 3 Gedung Utama Polda Riau, Kota Pekanbaru, Senin (19/7/2021).

Koordinator Pusat BEM se-Riau 2020-2021 Amir Aripin mengatakan bahwa hari ini kita melihat perkembangan dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau menurun drastis dan tak pernah lagi kita melihat langit yang tertutup kabut asap yang di akibatkan karhutla di Riau sejak kepemimpinan Irjen Pol Agung sebagai Kapolda di Negeri Lancang Kuning ini.

Begitu juga dengan peredaran narkotika atau narkoba dapat dikendalikan oleh Polda Riau dengan sinergitas TNI, Polri maupun Mahasiswa.

"Tentunya kita berharap kedepan, mahasiswa Riau terus dapat bersinergi dengan Polri, juga dengan TNI," ujar Amir Aripin.

Sementara itu, Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SIK saat acara di damping beberapa pejabat utama Polda Riau mengatakan rasa terimakasih kepada mahasiswa atas penghargaan ini, walaupun Riau masih dalam masa pandemi yang luar biasa dan masih merajalela. Tapi pekerjaan tak dapat kita tunda. Kebaikan harus tetap kita torehkan dan kita harus tetap berbuat untuk menuntaskan semua pekerjaan.

"Kebaikan ini bukan untuk sekedar penghias profil di media sosial saja, tetapi kebaikan ingin kita lakukan kepada diri sendiri, kepada orang lain dan juga sebagai pertanggungjawaban hidup kita kepada Tuhan," ujar Agung.

"Kita tau masyarakat Riau adalah masyarakat yang bertuah, memiliki ilmu yang luas punya pengalaman segudang dan yang paling penting punya kejayaan. Kejayaan itu harus kita raih, Sultan Syarif Kassim I sampai Sultan Syarif Kassim XII tentunya sudah menunjukkan kepada kita bahwa kejayaan Riau itu benar adanya. Dari sisi umur, saya boleh tua, tetapi saya percaya bahwa anggota saya adalah team anak muda yang sehat dan punya semangat juang serta dedikasi yang luar biasa," imbuhnya.

Irjen Pol Agung menceritakan pertama kali datang ke Riau di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, saat dijamu makan siang di bandara, Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi mengatakan, adalah sebuah tamasya yang indah jika melihat langit biru di Riau.

Dan sebagai Kapolda Riau, Agung tercenung karena sedemikian parahnya soal karhutla di Riau. Kemudian dia mengambil langkah nyata dengan menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dengan merancang Aplikasi Dasboard Lancang Kuning.

"Dasboard Lancang Kuning ini pernah menjadi sebuah pertanyaan besar oleh Konsulat Jenderal Negara sahabat, bagaimana sebuah aplikasi di Smartphone mampu menjadi jawaban jitu dan pamungkas dalam karhutla. Praktisnya, dengan Dasboard Lancang Kuning problem karhutla bertahun-tahun di Riau langsung hilang," ujar Agung.

Berikutnya terkait Nlnarkoba di Kampung Dalam, Agung menyinggung bagaimana dia selaku Kapolda Riau melakukan langkah-langkah persuasif dan humanis untuk membentuk image baru bagi Kampung Dalam. Tentunya tidak mudah dan ada pihak-pihak tertentu yang keberatan ketika Ppolisi masuk kesana.

"Namun sebagaimana terakhir sudah sama-sama kita ketahui, kini daerah Kampung Dalam sudah menjadi sebuah tempat yang ramah dan tidak lagi perlu kita khawatirkan dapat merusak generasi muda kita akan bahaya narkotika," pungkasnya.(*)

Sumber
: Datariau.com