Triliuner Dunia, Elon Musk Pilih Tinggal di Rumah Sederhana 37 Meter Persegi

datariau.com
264 view
Triliuner Dunia, Elon Musk Pilih Tinggal di Rumah Sederhana 37 Meter Persegi
Ilustrasi. (Foto: Kompas)
Ilustrasi rumah konsep sederhana ukuran 6,09 x 6,09 meter menggunakan konsep rumah prefabrikasi modern.

DATARIAU.COM - Kekayaan melimpah tidak selalu identik dengan gaya hidup mewah. Kisah pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk, menjadi contoh bahwa kesederhanaan tetap bisa menjadi pilihan meski memiliki harta yang nyaris tak terbayangkan.

Musk yang disebut sebagai triliuner pertama di dunia memiliki kekayaan mencapai sekitar US$ 1,05 triliun atau setara Rp 18.559 triliun. Namun di balik statusnya sebagai salah satu orang terkaya di planet ini, ia justru memilih tinggal di rumah mungil berukuran hanya sekitar 37 meter persegi.

Rumah tersebut berada di kawasan Boca Chica, Texas, dekat fasilitas Starbase milik SpaceX. Bangunan sederhana itu memiliki ukuran sekitar 6,09 x 6,09 meter dan dibangun menggunakan konsep rumah prefabrikasi modern.

Baca juga:Elon Musk Hidupkan Starlink di Iran Saat Internet Dibatasi


Pilihan hidup Musk ini menjadi inspirasi bahwa kenyamanan dan kebahagiaan tidak selalu diukur dari kemewahan properti yang dimiliki. Dengan kekayaannya, Musk sebenarnya mampu membeli rumah-rumah paling mahal di dunia. Namun ia memilih tinggal dekat tempat kerja dan menjalani kehidupan yang lebih praktis.

Pada 2021, Musk pernah mengungkapkan melalui media sosial X bahwa rumah yang ditempatinya bernilai sekitar US$ 50.000 atau sekitar Rp 883 juta. Rumah tersebut bahkan disewanya dari SpaceX.

“Rumah utama saya sebenarnya adalah rumah seharga sekitar US$ 50.000 di Boca Chica/Starbase yang saya sewa dari SpaceX. Tapi lumayan keren,” tulis Musk kala itu.

Baca juga:Konflik Memanas, Elon Musk Akui Salah Kritik Trump di Media Sosial


Rumah minimalis tersebut diproduksi oleh startup Boxabl. Meski berukuran kecil, hunian itu dilengkapi ruang keluarga, kamar tidur, dapur, hingga kamar mandi dengan bathtub.

Menariknya, Musk diketahui memiliki akses ke berbagai properti bernilai fantastis di sekitar Austin, Texas. Ia juga pernah memiliki sejumlah rumah mewah di California sebelum menjual sebagian besar aset propertinya pada 2020.

Namun bagi Musk, lokasi yang dekat dengan aktivitas kerja tampaknya lebih penting dibanding kemewahan bangunan. Penulis biografinya, Walter Isaacson, bahkan menyebut rumah tersebut sangat sederhana dengan dua kamar tidur dan jauh dari kesan istana seorang triliuner.

Baca juga:Mengejutkan! Elon Musk Keluar dari Pemerintahan Trump Usai Kritik Anggaran


Kesederhanaan itu juga pernah diceritakan oleh ibunda Musk, Maye Musk. Saat berkunjung ke rumah putranya, ia mengungkapkan bahwa isi rumah tersebut sangat sederhana, bahkan kulkasnya nyaris kosong dan perlengkapan rumah tangganya sangat minim.

Kisah Elon Musk menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak harus ditunjukkan melalui kemewahan. Di tengah budaya konsumtif yang sering mengukur pencapaian dari besarnya rumah, mahalnya kendaraan, atau gaya hidup glamor, Musk justru menunjukkan bahwa fokus pada tujuan, produktivitas, dan kesederhanaan dapat menjadi pilihan hidup yang bermakna.

Bagi banyak orang, pelajaran terbesar dari kisah ini bukanlah tentang berapa besar kekayaan yang dimiliki, melainkan bagaimana seseorang tetap mampu hidup sederhana meski memiliki segalanya. Sebab pada akhirnya, nilai seseorang tidak ditentukan oleh luas rumah yang ditempati, melainkan oleh karya, kontribusi, dan manfaat yang diberikan kepada dunia.***

Baca juga:Masa Depan Pekerjaan Terancam? Elon Musk Prediksi Perubahan Besar Akibat AI


Sumber: detik.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)