Pjs Ketua LAM Riau Kabupaten Rokan Hilir Datuk Drs H Surya Arfan MSI saat dikonfirmasi datariau.com melalui seluler pesan WhatsApp menjelaskan,hasil proses pemilihan dimenangkan oleh suara terbanyak, dan sudah dilantik, oleh karena itu, dia menegaskan mekanisme Muscam Pemilihan Pengurus LAMR sudah sesuai dengan AD ART
"Jika ada kekeliruan di kemudian akan ditinjau ulang," jelasnya.
Selain itu, Datuk Surya Arfan juga menyebutkan, saat dalam muscam pencalonan tidak ada yang protes.
"Abang sudah konsultasi dengan Datuk Seri Syahril Abubakar Ketum DPH LAMR Riau bahwa yang dikatakan Melayu adalah berbudaya Melayu, beragama Islam, berbahasa Melayu dan berjuang untuk Melayu. LAMR kriterianya bukan etnis/suku, tetapi pada nilai, sebagai contoh Ketum MKA LAMR Riau, H Tennas Efendi (keturunan Jambi), Ketum LAMR Bengkalis H Nuryaman (Keturunan Pariaman), malah mereka lebih Melayu dari Melayu. Jangan mau diprovokasi oleh oknum-oknum diberi kesempatan untuk melaksanakan muscam tidak jalan, setelah ada yang bersedia berkorban untuk Melayu, diprotes," terang Surya Arfan.
Sementara itu Ketua Panita Muscam LAMR Kecamatan Bagan Sinembah, Mukhlis saat dikonfirmasi datariau.com melalui selulernya mengatakan, susah untuk membuktikan apakah seorang benar suku Melayu atau lainya.
"Pengatahuan saya Samsuhir itu melayu Bengkalis, kalau istrinya Jawa, kalau Samsuhir sampai saat ini tidak dapat membuktikan Melayu atau tidak, selama ini saya sangka dia Melayu aja. Setahu saya memang Melayu, bahasanya totok Melayu," kata Mukhlis.
Untuk pelaksana Muscam, tegas Mukhlis, sudah memenuhi syarat, sudah dilakukan ketuk palu oleh ketua sidang.
"Tidak ada sangah-sangahan, sebab kalau ada sangahan berati rapat tidak berjalan. Selama rapat mulus saja. Sehingga berjalan sukses," ujarnya.
Ketua DPH LAMR Kecamatan Bagan Sinembah Samsuhir SPd dikonfirmasi datariau.com, Kamis (17/3/2022) melalui seluler membantah apa yang dituding kepadanya, yang menyebutkan dia bukan suku Melayu, ia menegaskan bahwa dirinya suku Melayu Bengkalis.
"Atuk saya suku Melayu, abah saya orang Melayu, mamak saya orang Melayu di Bengkalis, itulah gambaranya," jelas Samsuhir.
Dia membantah, kalau dirinya dikatakan tidak mencukupi syarat, dia menyebut semua sudah memenuhi syarat sesuai AD ART LAMR.
"Kalau isrtinya saya memang orang Jawa. Kalau dari keturunan saya semua Melayu dari mulai atuk saya," ujarnya.
"Memang atuk, orang tua, mamak dan abang sudah maninggal, namun keluarga masih banyak di Bengkalis suku Melayu," lanjutnya.
Samsuhir mengatakan, dirinya siap memajukan LAMR Kecamatan Bagan Sinembah kedepanya.
"Inysaallah, siap majukan LAMR ini. Harapan kepada Melayu Bagan Sinembah dapat kompak dan membangun LAM ini kedepan. Mengajak dan tinggal mempoles lagi, yang renggang itu dirapatkan lagi, yang jauh didekatkan lagi, ayo sama-sama satukan persepsi dan mengangkat adat istiadat Melayu itu sendiri," pungkas Samsuhir. (*)