Satu Polisi Didakwa Melakukan Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian Terhadap Kasus Pembunuhan 4 Laskar FPI

Kakak Indra Purnama
90 view
Satu Polisi Didakwa Melakukan Penganiayaan yang Menyebabkan Kematian Terhadap Kasus Pembunuhan  4 Laskar FPI
Gambar: Suara.com

DATARIAU.COM - Salah satu polisi yang menjadi terdakwa pada kasus dugaan tindak pidana pembunuhan (unlawful killing) terhadap empat anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) didakwa melakukan penganiayaan dan menyebabkan kematian.

Terdakwa itu adalah Briptu Fikri Ramadhan. Surat dakwaan dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari Senin (18/10/2021).

"Akibat perbuatan terdakwa melakukan penganiayaan secara bersama-sama dengan saksi Ipda Mohammad Yusmin Ohotella serta Ipda Elwira Priadi Z, mengakibatkan matinya Andi Oktiawan, Faiz Ahmad Syukur, Lutfil Hakim, Akhmad Sofiyan, M Reza, dan Muhammad Suci Khadavi Poetra," kata jaksa.

Jaksa menyebut perbuatan Fikri adalah tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pada Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Dalam surat dakwaan tersebut, jaksa menyatakan empat anggota Laskar FPI yang tewas dalam penguasaan Fikri, Mohammad Yusdin, dan Elwira Priadi ialah Lutfil Hakim, Akhmad Sofiyan, M Reza, dan Muhammad Suci Khadavi Poetra.

Diketahi, peristiwa penembakan tersebut terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek pada tanggal 7 Desember 2020. Dari surat dakwaan yang telah disusun JPU, terdakwa dan tim kuasa hukum tidak mengajukan eksepsi maupun keberatan. (*)