Puluhan Juru Parkir Protes Kebijakan Bobby Nasution Terkait E-Parking

1.777 view
Puluhan Juru Parkir Protes Kebijakan Bobby Nasution Terkait E-Parking
Gambar: Suara.com

Plt Kasi Parkir Wilayah I Dinas Perhubungan Kota Medan, G. Tampubolon yang menerima protes dari puluhan juru parkir di Kota Medan menuturkan puluhan juru parkir tersebut keberatan bila sistem e-Parkir diterapkan, yang rencananya di 22 titik ruas jalan Kota Medan. Sehingga mereka menuntut kembali kepada wali kota Medan untuk mencopot Kadis Perhubungan.

"Jadi masalah pendapatan yang dipotong 20% itu kita gak tahu. Setahu kita berdasarkan dengan pihak ketiga itu sesuai kelas jalannya kalau kelas jalannya kelas I maka 60 persen ke pihak ketiga dan 40 persen lagi ke pemerintah. Jadi yang 20 persen tadi kita tidak tahu kesepakatan yang mana," ungkapnya.

Aksi protes ini terjadi selama hampir satu jam. Dalam waktu yang sama, mereka juga melakukan aksi di depan kantor DPRD Kota Medan dengan tuntutan yang sama. Meski demikian, aksi berjalan damai dan tidak ada peringatan apabila tuntutan mereka tidak dikabulkan puluhan juru parkir tersebut berencana melakukan aksi yang sama pada hari selanjutnya.

Diketahui, sebelumnya Bobby Nasution menuturkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor perparkiran menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan. Hal itu dikarenakan sering terjadi kebocoran selama ini sehingga target yang telah ditetapkan sering kali tidak tercapai. Padahal potensi parkir cukup besar sehingga jika dikelola dengan baik akan menjadi primadona untuk pemasukan PAD Kota Medan.

Oleh sebab itu, Bobby menerapkan sistem digitalisasi dalam pengelolaan parkir di Kota Medan. Melalui Dinas Perhubungan Kota Medan, Pemko Medan dalam waktu dekat ini akan menambah titik e-parking. Rencananya ada 22 titik lokasi e-parking di 8 kawasan di Kota Medan akan menerapkan sistem digitalisasi melalui e-Parking. Selain mencegah kebocoran, Bobby Nasution pun berharap melalui e-parking ini semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat saat membayar parkir. (*)

Source: cnnindonesia.com

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)