Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Honorer Dispenda Samsat Tualang, ini Motif Pelaku...

Hermansyah
2.308 view
Polisi Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan Honorer Dispenda Samsat Tualang, ini Motif Pelaku...
Inisial R (22) pelaku pembunuhan honorer Dispenda Siak Samsat Tualang merupakan tetangga sebelah rumah korban NY (25).

SIAK, datariau.com - Kasus pembunuhan atau pencurian dengan kekerasan yang menghilang nyawa korban seorang wanita inisial NY (25) honorer Dispenda Riau Samsat Tualang, Sabtu (16/10/2021) berhasil di ungkap personil gabungan jajaran Polres Siak.

Pengungkapan kasus pembunuhan tersebut, terungkap sebelumnya melalui proses penyidikan dan mengambil keterangan dari para saksi yang ada di sekitaran tempat kejadian perkara.

Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto SIK yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tualang AKP Alvin Agung Wibawa SIK beserta Panit I Reskrim Polsek Tualang Ipda Laurensius Nevin Inderadewa STrK dan Opsnal Unit Reskrim Polsek Tualang diback up Satreskrim Polres Siak yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Siak AKP Noak P Aritonang SIK menuju TKP.

Dimana saat itu diketahui korban dalam keadaan sudah tewas bersimbah darah di lokasi tersebut. Dengan bersamaan barang-barang milik korban yang hilang.

"Setelah membawa para saksi-saksi termasuk salah satu saksi yang dicurigai inisial R (22) merupakan tetangga sebelah rumah korban dibawa ke Mapolsek Tualang untuk kemudian dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolsek Tualang AKP Alvin Agung Wibawa SIK.

Dikatakan Alvin, saat dilakukan pemeriksaan secara intens, dan rangkaian persesuaian antara keterangan para saksi-saksi lainnya, pelaku inisial R (22) pun mengakui perbuatannya bahwa yang bersangkutan masuk ke rumah korban secara diam-diam, bertujuan mengintip korban dikamar mandi.

"Pelaku ketahuan oleh korban, lalu memaksa korban keluar dari kamar mandi dengan menarik korban secara paksa dan mengarahkan pisau cutter yang sudah dipersiapkan pelaku," jelas Alvin.

"Karena korban melakukan perlawanan sehingga pelaku membenturkan kepala korban ke dinding, dalam kondisi mencekik hingga tidak bernyawa, diikuti dengan pemerkosaan terhadap korban," jelasnya.

Selanjutnya pelaku memastikan korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa, kemudian pelaku pun mengambil harta benda milik korban yang sudah meninggal dunia berupa 1 sepeda motor Supra X warna putih platform BM 5003 AB beserta BPKB dan STNK, tas sandang gambar kartu micky Mouse, cincin emas di jari kiri korban, handphone android merk OPPO dan handphone merk Nokia 105 warna hitam.

"Atas perbuatan pelaku tersebut, maka dapat dikenakan pasal 340 KUHPidana subsider 338 KUHPidana," pungkasnya.

Berita sebelumnya berjudul 'Honorer Dispenda Riau Samsat Tualang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah'.(*)