Pengunjung Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau 2025 Melebihi Target, Retribusi Daerah Capai Rp71 Juta

datariau.com
132 view
Pengunjung Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau 2025 Melebihi Target, Retribusi Daerah Capai Rp71 Juta
Foto: M. Yusuf
Pelajar SD saat berkunjung ke Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau beberapa waktu lalu. 
PEKANBARU, datariau.com - Selain mendapatkan Sertifikat Penetapan Tipe B dari Kementerian Kebudayaan RI ditahun 2026, Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau juga berhasil mencapai target retribusi daerah (biaya masuk berkunjung museum) di akhir tahun 2025 sebesar Rp71 juta. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Aryadi SSos, melalui kepala UPT Museum Sang Nila Utama, Tengku Leni Rahayu.

Di tahun 2025 lalu, adapun target retribusi daerah (biaya masuk pengunjung museum) sebesar Rp60 juta pertahun, dan target tersebut sudah melebihi.

Sedangkan untuk jumlah pengunjung Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau di tahun 2025 juga terjadi peningkatan, yakni mencapai 15.331 orang. Dimana jumlah pengunjung yang terbesar adalah para pelajar, mulai dari siswa PAUD, siswa Taman Kanak-kanak, Siswa SD, siswa SMP dan SMA/SMK se-Provinsi Riau.

"Di tahun 2026 ini, Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau akan tetap melakukan upaya peningkatan pengunjung museum khususnya pelajar dan masyarakat serta melakukan promosi dengan melakukan perubahan koleksi museum, sehingga ada perubahan bagi pengunjung yang datang ke museum," ungkap Tengku Leni Rahayu, Selasa (27/1/2026).

"Untuk penambahan koleksi museum di tahun 2026 ini tidak ada, cuma ada perubahan tata koleksi yang kita ganti untuk dipamerkan dimuseum. Jadi, jika orang datang kemuseum tidak merasa bosan melihat koleksi yang ada di museum," lanjutnya.

"Untuk sosialisasi museum masuk sekolah di tahun 2026 ini tidak ada dilaksanakan, sebab kita mendapatkan anggaran DAK, sehingga kita hanya melakukan konservasi atau perawatan koleksi yang ada dimuseum," tambah Tengku Leni Rahayu lagi.

Mengenai rencana kedepan UPT Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau untuk menaikkan type B ke type A, terang Tengku Leni, sebenarnya sudah melakukan upaya tersebut, dan sudah ada memenuhi syarat, hanya yang tinggal masalah sarana prasarana saja, sebab untuk menjadi type A itu harus komplit.

"Sementara di UPT Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau ini masih kurang sarana prasarananya, seperti ruang konservasi, ruang Labor, dan gedung harus tersendiri dan tidak boleh bergabung dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Riau. Seharusnya museum ini terpisah dari Dinas Kebudayaan Provinsi Riau sehingga museum bisa naik tingkat menjadi type A," ujar Tengku Leni.

"Sementara untuk SDM, Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau telah memenuhi persyaratan, apalagi SDM tersebut sudah memiliki sertifikat," tutup T Leni Rahayu. (suf)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)