Musrenbang Tingkat Kecamatan Mempura Fokus Inprastruktur dan Penangganan Stunting

Hermansyah
639 view
Musrenbang Tingkat Kecamatan Mempura Fokus Inprastruktur dan Penangganan Stunting
Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM.

SIAK, datariau.com - Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mempura tahun 2025, menghasilkan sejumlah prioritas pembangunan pada tahun depan, berlangsung di aula pertemuan Kantor Camat Mempura, Kampung Benteng Hilir, Senin (27/2/2024).

Wakil Bupati Siak H Husni Merza BBA MM saat membuka Musrenbang tersebut, menyampaikan isu penting prioritas mengarah kepada usulan pembangunan tahun 2025 dan rembuk stunting. Karena isu ini, menyamakan persepsi pembangunan di tingkat nasional, Provinsi Riau, Kabupaten Siak dan kecamatan.

"Segala program prioritas Pemkab Siak masih terus bergerak dan bergulir, diantaranya mewujudkan perekonomian yang maju serta berdaya saing melalui pengembangan sektor pertanian, industri, usaha UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata dan sektor produktif lainnya," sebut Husni.

Musrenbang Tingkat Kecamatan Mempura mengangkat tema, 'Memantapkan Infrastruktur Dasar yang Inklusif Sumber Data Manusia yang Berkualitas Serta Tata Kelola Pemerintahan yang Amanah'.

Dan melalui Musrenbang Kecamatan Mempura mengali isu-isu penting dan prioritas yang dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi tantangan kedepan. Sebab sesuatu hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan arah kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.

"Infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan krusial di tengah-tengah masyarakat. Karena, disetiap kampung berbeda kebutuhannya," kata Wakil Bupati Siak tersebut.

"Tentunya, ini menjadi perhatian khusus kami pemerintah daerah dan mengarahkan OPD terkait segera merespon dan turun langsung melihat kondisi di lapangan. Apakah skala prioritas atau perencanaan kedepan segera teratasi," tegas Husni.

Selanjutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, dikatakan dr Liza Novita, terus berupaya menyelesaikan stunting melalui program yang sudah ada, seperti pemberian bantuan asupan gizi komplit dan pengawasan langsung oleh petugas kesehatan dari puskesmas atau pustu yang ada di lingkungan masyarakat tersebut.

"Pemantauan langsung di lapangan oleh petugas kami terus berjalan dan segala upaya dilakukan, baik memberikan pengetahuan tentang asupan makanan tambahan untuk anak balita," kata dr Liza Novita.

"Dan selain itu, sosialisasi tentang pentingnya pengetahuan terhadap stunting juga menyasar calon-calon pasangan pengantin baru. Kami jalin kerjasama dengan kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Mempura," pungkasnya.(***)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)