PEKANBARU, datariau.com - Kabar baik bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Riau dan seluruh Indonesia. Salah satu media online Riau, datariau.com, membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran produk melalui layanan promosi dengan harga terjangkau, yakni hanya Rp100.000.
Melalui program ini, produk UMKM akan dipromosikan dalam bentuk berita atau artikel khusus yang ditayangkan di website datariau.com. Tidak hanya itu, publikasi tersebut juga akan disebarluaskan melalui sembilan platform media digital yang dikelola Data Riau Media.
Sembilan platform tersebut meliputi website berita datariau.com, Instagram datariau, YouTube datariau channel, Facebook Data Riau Media, TikTok datariau, Threads datariau, X/Twitter datariauchannel, Saluran WhatsApp datariau, serta Telegram datariau channel.
Dengan biaya Rp100.000, pelaku UMKM mendapatkan kesempatan memperkenalkan produk dan usahanya kepada masyarakat yang lebih luas melalui jaringan media online dan media sosial.
CEO Data Riau Media, Riki Rahmat, S.I.Kom, mengatakan bahwa program tersebut bukan semata-mata berorientasi pada pendapatan perusahaan, melainkan bagian dari upaya membantu pelaku UMKM agar tetap memiliki ruang promosi di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Menurutnya, tidak semua pelaku UMKM memiliki anggaran besar untuk beriklan. Padahal, promosi menjadi salah satu kebutuhan penting agar produk mereka semakin dikenal dan mampu menjangkau calon konsumen.
"Fokus kami bukan pada berapa besar biaya iklan yang bisa diperoleh, tetapi bagaimana Data Riau bisa ikut membantu UMKM Indonesia agar produknya dikenal lebih luas. Kami ingin memberikan kesempatan kepada pelaku usaha kecil untuk mendapatkan ruang promosi melalui media online," ujar Riki.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan biaya promosi di sejumlah media lainnya, tarif Rp100.000 tersebut sengaja dibuat sangat terjangkau agar tidak memberatkan pelaku UMKM.
Bahkan, Data Riau Media juga memberikan kebijakan khusus bagi UMKM yang benar-benar ingin memasarkan produknya, tetapi terkendala keterbatasan anggaran.
"Ada beberapa UMKM yang kami bantu secara gratis. Ada juga yang hanya membayar Rp50.000 atau separuh dari tarif normal. Kalau memang pelaku UMKM ingin produknya dipromosikan, tetapi belum memiliki dana yang cukup, kami berupaya memberikan solusi. Kami bisa membantu membuatkan berita produk, desain foto produk, kemudian mempublikasikannya di website dan menyebarkannya ke seluruh jaringan media sosial kami," jelasnya.
Riki berharap, melalui program tersebut semakin banyak produk lokal yang mendapatkan kesempatan untuk dikenal masyarakat. Sebab, tidak sedikit pelaku UMKM memiliki produk berkualitas, tetapi belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas karena keterbatasan promosi.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital seharusnya dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecil untuk memperkenalkan produk, membangun kepercayaan konsumen, sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
"UMKM harus punya kesempatan yang sama untuk dikenal. Jangan sampai produk yang bagus sulit berkembang hanya karena tidak memiliki biaya promosi. Kami ingin ikut mengambil bagian dalam membantu mereka naik kelas," tambahnya.
Sebagai informasi, datariau.com dikelola oleh perusahaan pers PT Media Insan Nusantara Digital yang berdiri sejak 20 Agustus 2014. Pada 2026 ini, perusahaan tersebut telah memasuki usia 12 tahun dalam menjalankan aktivitas jurnalistik dan pengelolaan media digital.
Saat ini, Data Riau Media mengelola sembilan platform publikasi, yakni website berita datariau.com, Instagram datariau, YouTube datariau channel, Facebook Data Riau Media, Threads datariau, X/Twitter datariauchannel, TikTok datariau, Saluran WhatsApp datariau, dan Telegram datariau channel.
Kehadiran program promosi UMKM dengan tarif Rp100.000 ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata media lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bagi pelaku UMKM yang ingin memperkenalkan produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan membangun eksistensi usaha di dunia digital, kesempatan ini dapat menjadi alternatif promosi dengan biaya yang relatif terjangkau.***