Masjid Ammar bin Yasir Pekanbaru Akan Laksanakan Shalat Gerhana Maghrib Nanti

datariau.com
1.979 view
Masjid Ammar bin Yasir Pekanbaru Akan Laksanakan Shalat Gerhana Maghrib Nanti

PEKANBARU, datariau.com - Masjid Ammar bin Yasir akan melaksanakan Shalat Gerhana yang rencananya akan diselenggarakan selepas Shalat Maghrib nanti, Rabu (26/5/2021).

Bertindak sebagai Imam dan Khatib untuk kegiatan tersebut adalah Ustadz Benny Abdurahman Lc. Kepada masyarakat yang ingin turut melaksanakan Shalat Gerhana berjamaah di Masjid Ammar bin Yasir dihimbau agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kami harapkan bagi yang ingin ikut sholat Gerhana agar sudah berada di Masjid Ammar bin Yasir sebelum Magrib. Tetap mengikuti Protokol Kesehatan," demikian pemberitahuan dari Pengurus Masjid.

Masjid Ammar bin Yasir beralamat di Jalan Tenayan Jaya masuk Jalan Bambu Kuning Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Baca juga: Gerhana Bulan Selama 18 Menit Terjadi Maghrib Nanti, Ini Jadwalnya..


Rasulullah -Shallallahu 'Alaihi Wassalam- bersabda:

Sesungguhnya matahari dan rembulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana tidak terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang. Jika Kalian melihat gerhana maka berdo?alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah. [HR. Al-Bukhari : 1044]

Berikut tata cara melaksanakan shalat gerhana

[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ?alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ?alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.

[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

[3] Membaca do?a istiftah dan berta?awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

?Nabi shallallahu ?alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.? (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

[4] Kemudian ruku? sambil memanjangkannya.

[5] Kemudian bangkit dari ruku? (i?tidal) sambil mengucapkan ?SAMI?ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD?

[6] Setelah i?tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

[7] Kemudian ruku? kembali (ruku? kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku? sebelumnya.

[8] Kemudian bangkit dari ruku? (i?tidal).

[9] Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku?, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

[10] Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka?at kedua sebagaimana raka?at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

[11] Tasyahud.

[12] Salam.

[13] Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama?ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo?a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak.

Baca juga: Tata Cara Shalat Gerhana yang Shahih


Seperti diketahui, gerhana bulan total akan terjadi di Indonesia pada 26 Mei 2021. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memastikan aktivitas ini akan terjadi selama 18 menit dan 28 detik.

"Gerhana ini akan berlangsung dengan durasi parsialitas selama 3 jam 8 menit 12 detik dan durasi totalitas yang cukup singkat, yakni selama 18 menit 28 detik," tulis Lapan, dikutip dari akun Instagram resminya, Selasa (25/5/2021).

Gerhana bulan adalah peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Gerhana Bulan Total terjadi saat posisi Matahari-Bumi-Bulan sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk ke umbra Bumi. Akibatnya, saat fase totalitas gerhana terjadi Bulan akan terlihat kemerahan.

Gerhana bulan total yang terjadi di Indonesia pada 26 Mei 2021 akan bisa disaksikan oleh seluruh penduduk Indonesia tanpa menggunakan alat atau dengan mata telanjang.

Baca juga: Khawatir, Warga NTB Kaitkan Gerhana Bulan Merah Tanda Gempa Besar, Ini Penjelasan BMKG


Berikut jadwal pengamat gerhana bulan seperti dikutip dari situs bmkg.go.id:

1. Indonesia Bagian Barat (WIB)

Gerhana mulai pukul 15.46
Gerhana sebagian mulai pukul 16.44
Gerhana total mulai 18.09
Puncak gerhana 18.18
Gerhana total berakhir 18.28
Gerhana sebagian berakhir 19.52
Gerhana berakhir 20.51.

Baca juga: Gerhana Bulan Total Super Blood Moon Besok, Ini Saran dari BMKG


2. Indonesia Bagian Tengah (WITA)

Gerhana mulai pukul 16.46
Gerhana sebagian mulai pukul 17.44
Gerhana total mulai 19.09
Puncak gerhana 19.18
Gerhana total berakhir 19.28
Gerhana sebagian berakhir 20.52
Gerhana berakhir 21.51.

3. Indonesia Bagian Timur (WIT)

Gerhana mulai pukul 17.46
Gerhana sebagian mulai pukul 18.44
Gerhana total mulai 20.09
Puncak gerhana 20.18
Gerhana total berakhir 20.28
Gerhana sebagian berakhir 21.52
Gerhana berakhir 22.51.

Baca juga: Apakah Berdosa Sengaja Meninggalkan Shalat Gerhana?
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)