KLB Malaria, Bupati Rohil Instruksikan Dirikan Posko di Sinaboi, Warga Diajak Rajin Gotong Royong Membersihkan Lingkungan

datariau.com
1.036 view
KLB Malaria, Bupati Rohil Instruksikan Dirikan Posko di Sinaboi, Warga Diajak Rajin Gotong Royong Membersihkan Lingkungan
Foto: ist.
Bupati Rokan Hilir H Bistamam menginstruksikan kepada seluruh OPD (sesuai SK Komando) dan elemen masyarakat untuk melaksanakan aksi gotong royong dan mendirikan pos komando pertama di Kecamatan Sinaboi.
ROHIL, datariau.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengambil langkah cepat dan tegas dalam menghadapi lonjakan kasus malaria yang sudah terjadi sejak tahun 2022 dengan status KLB malaria.

Bupati Rokan Hilir H Bistamam menginstruksikan kepada seluruh OPD (sesuai SK Komando) dan elemen masyarakat untuk melaksanakan aksi gotong royong dan mendirikan pos komando pertama di Kecamatan Sinaboi yang akan digunakan selama tanggap darurat kejadian luar biasa (KLB) malaria, secara bersama-sama guna memberantas penyakit menular malaria tersebut. Instruksi Bupati ini resmi dikeluarkan pada 20 April 2025 kemarin.

Instruksi Bupati Rokan Hilir tentang pendirian pos komando tanggap darurat di Kecamatan Sinaboi ini diharapkan dapat menjadi pusat koordinasi dan tindakan cepat dalam memberikan pelayanan kesehatan, penyuluhan, serta langkah-langkah pencegahan yang efektif bagi kesehatan masyarakat Sinaboi khususnya, dan Rokan Hilir pada umumnya.

Bupati Rokan Hilir H Bistamam dengan tegas menginstruksikan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk segera bergerak melaksanakan kegiatan gotong royong, yang dimulai dari Kecamatan Sinaboi.

Bupati H Bistamam menyampaikan kepada media bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan langkah awal yang nyata dalam menekan angka kasus malaria di Kecamatan Sinaboi. Sementara pendirian pos komando tanggap darurat ini, merupakan langkah awal pelaksanaan kegiatan penanganan malaria pada saat tanggap darurat, sehingga penularan malaria dapat dicegah dan dikendalikan.

Di sisi lain, penanganan malaria di Kabupaten Rokan Hilir ini mendapat perhatian khusus dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Ze Eza Yulia Pearlovie, sebagai Penanggung Jawab Program KLB/Tanggap Darurat Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria sekaligus mengapresiasi respons cepat Bupati Rokan Hilir H Bistamam, dalam menangani tanggap darurat KLB malaria ini.

Ze Eza mengungkapkan, bahwa telah melakukan komunikasi secara intensif dengan Bupati H Bistamam terkait langkah-langkah penanganan dan memastikan bahwa obat malaria yang dibutuhkan untuk penanganan malaria telah tiba di Rokan Hilir.

Lebih lanjut, Ze Eza Yulia Pearlovie menyampaikan bahwa pembiayaan penanggulangan tanggap darurat malaria ini selain menggunakan biaya APBD melalui BTT, juga dapat menggunakan anggaran dana desa untuk penanggulangan penyakit menular, sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri pada tanggal 16 Januari 2025.

Desa dapat menggunakan anggaran dana desa untuk penanggulangan penyakit menular, sesuai dengan Permendes nomor 7 tahun 2023 dan nomor 2 tahun 2024.

Dana Desa dapat menjadi instrumen yang efektif dalam memberdayakan pemerintah desa untuk turut aktif menanggulangi penyakit menular malaria yang saat ini sedang berstatus tanggap darurat. (rrm)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)