Gerak Cepat Polres Siak Tangkap Oknum Tour Guide Diduga Cabuli Siswi MTs di Dalam Bus

datariau.com
3.697 view
Gerak Cepat Polres Siak Tangkap Oknum Tour Guide Diduga Cabuli Siswi MTs di Dalam Bus

Lama kelamaan dia diduga mulai menjamah si korban secara perlahan-perlahan. Satu tangannya mulai menggenggam tangan korban dan satunya lagi diduga mulai menyentuh bagian tubuh korban lainnya.

"Anak itu sampai takut dan tak bisa buat apa-apa, bahkan tidak tidur karena menepis tangan jahat si pelaku yang mencoba meraba-raba. Sekarang anak itu trauma," cerita keluarga seperti dilansir dari cakaplah.com, Rabu (23/11/2022).

Dia menceritakan oknum tersebut sempat mengambil smartphone milik korban agar korban tak mengirim pesan kemana pun.

Kejadian itu telah dilaporkan kepada pihak sekolah. Namun pihak sekolah seakan ingin melindungi oknum tersebut dan menyarankan menempuh jalan damai secara kekeluargaan.

Namun keluarga korban mengaku marah dan melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polres Siak didampingi kuasa hukum resmi menangani kasus anak, Ismail SH.

Saat dikonfirmasi pada oknum yang bersangkutan, Rabu (22/11/2022) menyatakan, kejadian sebenarnya bukan seperti yang diceritakan korban. Dia menyangkal tuduhan itu dan menyebutnya merupakan fitnah terhadap dirinya.

Dia mengklarifikasi, sedikitpun tidak berniat melecehkan siapapun. Katanya, saat itu memang kondisinya tak ada tempat untuk duduk dan berinisiatif untuk mengambil tempat di dekat korban dan temannya, dan ia malah mengaku tak kenal dengan korban sehingga hal itu tidak mungkin terjadi seperti yang dituduhkan.

"Saya memang ada terpegang tangannya tapi bukan saya yang duluan, dia tertidur dan kemudian entah dia ngigau tiba-tiba memegang tangan saya seperti kekasihnya. Lalu saya pergi," katanya.

Dia menyangkal isu beredar tentang dirinya yang meraba-raba korban. Katanya, itu tak benar, hanya sebatas memegang tangan. "Demi Tuhan tidak terbesit niat saya untuk melakukan itu, saya mungkin yang salah tetapi tidak seperti kabar yang beredar di masyarakat," pungkasnya. (den/her/rls/ckp)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)