SMM PANEL INDO

Camat Payung Sekaki Bagikan 1.000 Masker Gratis untuk Warga Terdampak Kabut Asap

datariau.com
136 view
Camat Payung Sekaki Bagikan 1.000 Masker Gratis untuk Warga Terdampak Kabut Asap
Foto: Ist.
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kecamatan Payung Sekaki bergerak cepat memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kecamatan Payung Sekaki bergerak cepat memberikan perlindungan kepada masyarakat di tengah kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sebanyak 1.000 masker gratis dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan Simpang Jalan Soekarno Hatta-Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (9/9/2026).

Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru. Kondisi tersebut membuat jarak pandang tampak berkabut dan kualitas udara kembali berada pada kategori tidak sehat.

Baca juga:Kualitas Udara Pekanbaru Berbahaya, dr Meiza Dorong Posko Terpadu dan Sekolah Daring


Plt Camat Payung Sekaki, Abdullah, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya ketika kondisi udara mengalami penurunan akibat paparan asap.

“Sebagai langkah cepat dalam melindungi kesehatan masyarakat akibat kabut asap dari Karhutla, pembagian masker ini bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat di tengah ancaman polusi udara,” kata Abdullah.

Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko masyarakat terpapar langsung oleh asap dan partikel polusi udara, terutama bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah.

Baca juga: Udara Pekanbaru Capai Level Berbahaya, Imas Memilih Mengungsi ke Sumbar


Kegiatan pembagian masker juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pihak Kecamatan Payung Sekaki, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, para lurah se-Kecamatan Payung Sekaki, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga unsur terkait lainnya.

“Ini merupakan sinergi bersama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat menghadapi dampak kualitas udara akibat asap Karhutla,” ujarnya.

Abdullah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara memburuk. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kabut asap semakin pekat.

“Jika harus beraktivitas di luar rumah, warga dianjurkan menggunakan masker karena kondisi udara memburuk. Terus jaga kesehatan diri dan keluarga,” sebutnya.

Baca juga:Cegah Gangguan Pernapasan, Polsek Bagan Sinembah Bagikan Masker kepada Warga


Selain menggunakan masker, masyarakat juga diingatkan untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Kelompok rentan, terutama anak-anak dan warga yang memiliki sensitivitas terhadap polusi udara, diharapkan lebih membatasi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap meningkat.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan kebakaran dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kondisi kabut asap.

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)