Bupati Kecewa, PT Jatim Jaya Perkasa Tidak Hargai Mahasiswa dan Masyarakat Tempatan

datariau.com
653 view
Bupati Kecewa, PT Jatim Jaya Perkasa Tidak Hargai Mahasiswa dan Masyarakat Tempatan

BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Bupati dan Wakil Bupati Rohil tampak berang ketika mengetahui pihak PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) hanya mengutus Humas dalam pertemuan audiensi fasilitasi tindak lanjut Demontrasi Mahasiswa dan Masyarakat terhadap PT JJP belum lama ini.

"Rohil ini negeri bertuan, PT Jatim tolong hargai kami. Kita undang pengurusnya tidak datang. Jadi ini sudah nampak PT Jatim tidak menghargai pemerintah," kata Bupati Rohil, Afrizal Sintong, saat membuka kegiatan audiensi di lantai 4 kantor BPKAD Rohil Jalan Perwira Bagansiapiapi, Jumat (23/7/2021).

Pedahal, undangan tersebut dilayangkan Pemda Rohil secara resmi, dengan harapan pihak PT JJP dapat menghadirkan seseorang yang bisa memberikan keputusan dalam musyawarah.

"Saya mau setiap perusahaan menghargai masyarakat tempatan. Jangan membuat hal yang tidak diinginkan," kata Afrizal Sintong.

Hal itu, sebut Bupati lagi, terkait aksi demo sejumlah mahasiswa dan masyarakat di kantor PT Jatim Jaya Perkasa belum lama ini, dari video yang beredar tampak pihak PT JJP mengedepankan kekerasan dan tidak dapat diajak duduk bersama.

"Ada kejadian mahasiswa dari Rohil demo di PT Jatim, tapi yang kami lihat dalam video yang tersebar ada kekerasan yang ditunjukkan oleh PT Jatim, artinya tidak ada duduk bersama," katanya.

"Security tolong hargai masyarakat dan jangan mempertontonkan kekerasan. Kami tahu sebagian banyak security ini dari orang luar, nah ini yang diadu dengan mahasiswa pagar betis dan aksi dorong-dorong. Kami ingin pihak perusahaan jangan semena-mena," katanya.

Selain mengingatkan pihak PT JJP, Bupati dan Wakil Bupati Rohil juga menegaskan pihaknya akan mengecek kadar limbah dan status izin yang dikantongi pihak PT JJP.

"Artinya jika mereka membandel, tidak menghargai masyarakat dan semena-mena kita akan berlakukan ketegasan," pungkasnya. (ril/sul)

Tag:JjpRohil
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)