Ustadz Abdul Somad Akan Dibelikan Pesawat Pribadi

Datariau.com
2.441 view
Ustadz Abdul Somad Akan Dibelikan Pesawat Pribadi
Gambar: Internet
Ustadz Abdul Somad.

BANDA ACEH, datariau.com - Warga Sibreh, Aceh besar dan Aceh kecewa karena pewasat yang tumpangi Ustadz Abdul Somad (UAS) Safari Dakwah ke Aceh kembali alami delay. UAS berangkat dari Airport  Pekanbaru - Transit di Kualanamu Medan - Bandara SIM Aceh, Senin (2/7/2018).

Melihat kondisi ini, warga Aceh berencana membelikan pesawat pribadi untuk UAS. Tidak diragukan lagi sifat kedermawanan muslim Aceh ketika agama Allah membutuhkannya.

RI 001 Dakota RI-001 Seulawah atau  Indonesian Airways 001 yang ada di Taman Mini Indonesia Indah dan Blang Padang jadi bukti sejarah yang tak terbantahkan.

Hal ini juga didukung penuh Aceh 1, Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh sebagai pilot resmi di bidang dirgantara.

"Rencana besar itu bukan karena terjadi keterlambatan Ustadz Abdul Somad ke daerahnya namun sudah jauh hari wacanakan oleh Abu Sibreh sepulang takziah salah seorang anggota KWPSI di warkong Wim 69, Samahani. Saya pikir ini momen yang paling tepat kembali kita bantu dakwah Islam agar tidak ada hambatan. Bayangkan ribuan warga larut dalam kekecewaan," terang Abu Sibreh atau Lem Faisal, sapaan akrab Tgk H Faisal Ali selaku penanggungjawab Tabligh Akbar di Sibreh, Aceh Besar.

Pesawat pribadi untuk UAS sudah sebuah tuntutan untuk mempermudah jalannya dakwah dari Sabang sampai Merauke. "Barusan Mawardi Ali Bupati Aceh Besar bersama panitia di kediamannya sudah bersedia membantu dan menggalang dana," katanya. 

Beberapa waktu lalu, lanjutnya, di Blang Pidie, tersebab delay UAS terpaksa berangkat dengan Susi Air.

"Dan di Aceh, saya tidak meragukan sedikitpun rencana mulia itu. Pendahulu kita sudah berbuat, tentunya  kita juga mesti berbuat untuk menolong dai illallah sesuai dengan direncanakan di seluruh nusantara hatta Asia Tenggara bahkan dunia," dirincikan oleh Ust Fadhil Rahmi selaku tim Tafaquh dan ketua IKAT Aceh.

Ketika berita ini turun, sudah ada sejumlah Ormas Islam yang bersedia jadi panitia penggalangan dana, antara lain IKAT Aceh, ACT, TASTAFI ACEH, FPI Aceh, GSR Aceh dan sejumlah ormas lainnya.

Tgk Mustafa Husen Woyla, Jubir FPI Aceh menambahkan, Aceh terdiri dari 18 kabupaten, 5 kotamadya, 289 kecamatan, dan 6.497 gampong.

Pada tahun 2017, jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 5.152.887 jiwa, jika harga jet pribadi Rp4 miliar maka perkecataman cuma Rp13.840.830, sebuah nominal yang sangat kecil bagi muslim Aceh yang berdarah dermawan ini.

"Mari kembali menjadi "Nyak Sandang" generasi baru, kirim infaq terbaik berupa emas, perhiasan, akta tanah, barang berharga atau kirimkan langsung ke  Bank Muamalat, No Rek. 2410033243 a.n KAFALAH IKAT ACEH atau Bank Aceh Syariah, No Rek. 61302200456789

a.n KAFALAH IKAT ACEH. Simpan bukti pengiriman diantar ke sektariat IKAT Aceh, depan mesjid Lamgugop, Banda Aceh atau hubungi langsung HP/WA Ustadz Muhammad Fadhil Rahmi +6285210111000," terangnya.

 

Laporan Ustadz Fadhil Rahmi, sebagai pembuka, Abu Sibreh/Lem Faisal selaku wakil MPU Aceh sudah menyerahkan satu juta rupiah.

Penulis
: Mahdi Andela
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)