Tak Pernah Keluarkan Dokumen Calon Kepala Daerah Terlibat Korupsi, Agus: Bukan Dari KPK..

Hermansyah
1.252 view
Tak Pernah Keluarkan Dokumen Calon Kepala Daerah Terlibat Korupsi, Agus: Bukan Dari KPK..
Internet
Ketua KPK Agus Rahardjo.

JAKARTA, datariau.com - Beredar sebuah dokumen berlogo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berisi 18 nama calon kepala daerah yang disebut terlibat korupsi beredar. KPK menegaskan dokumen itu bukan berasal dari KPK.

"Bukan dari KPK," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dimintai konfirmasi, Ahad (3/6/2018).

Ditempat terpisah saat dihubungi seperti yang dilansir datariau.com dilaman detiknews.com, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan hal yang sama. Febri menegaskan KPK tidak pernah memproses seseorang sebagai calon kepala daerah, melainkan sebagai individu yang terlibat korupsi.

"KPK tidak pernah memproses seseorang sebagai calon kepala daerah, hal tersebut sudah kami tegaskan, karena UU mengatur kewenangan KPK memperoses penyelenggara negara," ucap Febri.

Febri menambahkan, bahwa penetapan status tersangka akan diumumkan resmi melalui konferensi pers. Ia memastikan KPK tidak pernah mengeluarkan dokumen dalam bentuk PDF.

"Jika KPK telah masuk proses penyidikan dan ada tersangka, maka hal tersebut akan diumumkan secara resmi melalui konferensi pers, bukan dengan dokumen pdf seperti itu yang pasti tidak benar," jelasnya.

Dokumen yang dimaksud beredar di media sosial WhatsApp dalam format file PDF. Dokumen itu terdiri dari dua halaman yang mencantumkan 18 nama calon kepala daerah Pilkada Serentak 2018.

Didalam dokumen itu bertuliskan 'Berikut daftar nama calon kepala daerah Pilkada Serentak 2018 beredar di media sosial yang akan diumumkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi, 'tulisan KPK di dokumen itu diketik menggunakan warna hitam dan merah mirip seperti logo KPK. Namun, tak ada kop resmi dalam dokumen tersebut.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Hermansyah
Sumber
: Detiknews.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)