SIAK, datariau.com - Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Siak H Jamaluddin hadiri pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (DPD AGPAII) Kabupaten Siak periode 2019-2024.
Selepas pengukuhan DPD AGPAII, sekaligus kegiatan pembukaan Seminar Nasional Pendidikan yang dilaksanakan di Gedung Tengku Mahratu Kabupaten Siak, Selasa (3/3/2020) kemarin.
DPD AGPAII dikukuhkan secara resmi oleh Dewan Pengurus Wilayah DPW AGPAII Provinsi Riau Dedi Syuhada berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPW AGPAII Provinsi Riau Nomor: 01/KEP/DPW/-AGPAII/RIAU/II/2020.
Hadir dalam pengukuhan tersebut Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Siak Salmiah, Kepala Seksi Pendidikan Kementrian Agama Kabupaten Siak Resman Junaidi, Ketua DPD AGPAII Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan.
Dengan narasumber Seminar Nasional Pendidikan oleh Dr Ade Jamaruddin bersama Guru Pendidikan Agama se-Kabupaten Siak Riau.
Pj Sekda Kabupaten Siak H Jamaluddin dalam sambutannya menyampaikan, AGPAII merupakan organisasi profesi yang sederajat dan sama seperti organisasi profesi yang lain.
Jamal katakan diumpamakan Guru ada PGRI, dan Pegawai Negeri ada KORPRI, jadi AGPAII sejajar dengan organisasi tersebut. "Oleh sebab itu, kami mengajak bapak ibu pengurus yang telah dilantik mari kita berkomitmen dan berazam untuk memajukan AGPAII Kabupaten Siak ini," ujarnya.
Setelah dikukuhkan, jamal menjelaskan kita akan mengikuti seminar, melalui seminar ini nantinya akan diberikan wawasan serta pengetahuan kepada kita mengenai apa itu AGPAAI dan apa tugasnya, kegiatan serta program yang harus kita lakukan.
Melalui Organisasi Profesi ini, jamal menyebutkan tentunya dapat meningkatkan silaturahim sesama pengurus dan anggota AGPAII itu sendiri, juga untuk meningkatkan kualitas sebagai tenaga pendidik di bidang agama.
"Kegiatan ini nantinya dapat saling bertukar fikiran, pengalaman serta pengetahuan, apa yang telah didapatkan di Siak dapat disampaikan juga diberikan kepada kawan kawan yang lain," jelasnya.
Sebut Jamal, ini semuanya dalam rangka menyukseskan program peningkatan sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan agama di Kabupaten Siak saat ini.
Sebagai Ketua terpilih DPD AGPAII Kabupaten Siak Arman mengatakan, AGPAII lahir di Kabupaten Siak merupakan hal yang baru dan di ibaratkan kalau manusia yang lahir belum pandai berjalan, umurnya pun baru beberapa bulan.
Sesuai Surat Keputusan yang dibacakan oleh pengurus DPD, mereka telah dimandatkan untuk membentuk AGPAII yang intruksinya dari DPW Provinsi Riau pada bulan November 2019 lalu.
"Alhamdulillah kami bentuk musyawarah dalam dua pertemuan dengan mengundang guru guru forum AKG, MGMP, SMP, SMA, dan SMK sederajat dalam bermusyawarah untuk pelaksanaan pemilihan pengurusan DPD AGPAII Siak," jelasnya.
Oleh karena itu, Arman mengucapkan alhamdulillah, maka terbentuklah DPD AGPAII Kabupaten Siak pada bulan November 2019 tahun lalu.
Setelah membaca petunjuk Anggaran Dasar dan Anggaram Rumah Tangga, maka diketahui bahwa AGPAII ini merupakan wadah yang sangat penting bagi guru guru pendidikan agama Islam, khususnya pada sekolah umum.
"Maka dari itu kami berikhtiar untuk melanjutkan AGPAII ini kedepannya, dimana guru pendidikan agama Islam merupakan salah satu untuk meningkatkan dan menumbuhkan akhlak yang mulia pada era globalisasi ini," sebutnya.
Pada zaman sekarang ini, Arman mengatakan adalah zamannya serba elektronik, elektronik merupakan suatu virus yang sangat besar untuk menghancurkan generasi kedepannya.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah DPW GPAII Provinsi Riau Dedi Syuhada menerangkan, AGPAII merupakan rumah besar bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI), yang di dalamnya ada KKG SD, kamar MGMP SMP, SMA, dan SMK.
Dan ini satu satunya organisasi profesional adalah AGPAII yang mengurus khususnya bagi guru agama Islam. "Mari kita sama sama besarkan AGPAII ini harus mempunyai figur yang dapat dicontoh, dan kita harus mempunyai jaringan dan komunitas," ujarnya.
Asosiasi kita ini merupakan asosiasi yang telah resmi dan mempunyai AD/ART, badan hukum, batik resmi, visi misi, tujuan, web resmi, KTA digital. "Kita punya pengurus divisi DPW dan DPP, identitas, jaringan, kerjasama, anggota dan semangat untuk berbagi melayani dan bergerak memperjuangkan," jelasnya.
Dimana organisasi AGPAII ini merupakan organisasi yang berprofesi, bergerak dalam memperjuangkan dan bergerak dalam kesatuan. "Kalau kita tidak bergerak maka kita tidak akan berjuang dan jalan ditempat, kalau kita bergerak maka kita akan maju, motto kita adalah, guru PAI bersatu, maju, bisa, dan jaya," tutupnya.(*r)