Paska Laka Kerja, PT IKPP Perawang Segera Ambil Langkah Agar Kejadian Serupa Tak Terjadi

Hermansyah
2.772 view
Paska Laka Kerja, PT IKPP Perawang Segera Ambil Langkah Agar Kejadian Serupa Tak Terjadi
Humas PT IKPP Perawang Armadi SE.

SIAK, datariau.com - Insiden kecelakaan kerja di PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) Perawang beberapa waktu lalu, tentunya menyisakan pilu yang mendalam bagi pihak keluarga yang ditinggalkan. Kecelakaan kerja di pabrik kertas dan pulp terbesar di Asia ini bukan hal biasa terjadi di perusahaan tersebut.

Insiden seperti ini, hendaknya menjadi pembelajaran bagi kita maupun orang lain yang sedang melakukan aktifitas di lokasi atau daerah berbahaya.

Mengingat peristiwa itu baru terjadi di pabrik kertas dan pulp tersebut, Managemen PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang (pimpinan) perusahaan Hasanuddin The melalui Humas PT IKPP Armadi SE menyatakan benar telah terjadi kecelakaan kerja di PT IKPP Perawang. 

"Kecelakaan kerja terjadi dipabrik kami di Perawang, Riau pada Senin, 9 Desember 2019 lalu. Korban adalah Marlis, operator mesin penggiling kayu kami, yang saat itu sedang menjalani tugas malam di lokasi kerja," kata Armadi kepada datariau.com, Kamis (12/12/2019) malam.

Pada pukul 23.00 WIB (shift malam), jelas Armadi, korban memulai tugasnya seperti biasa, hingga pada Selasa sekira pukul 02.00 WIB, (dini hari) rekan-rekan kerjanya korban pun tidak dapat lagi untuk menghubungi korban.

Hingga mereka pun berinisiatif untuk mencari korban Marlis ini, dan sekira pukul 02.30 WIB, rekan kerja korban mendapati jenazah korban di lokasi tempat kerjanya tersebut.

"Jenazah korban telah dikebumikan, pada Selasa, 10 Desember 2019 lalu. Kami turut berduka atas kejadian ini dan telah mendampingi pihak keluarga korban dan memberikan support, baik materil maupun immateril, yang dapat membantu meringankan beban keluarga pada masa-masa duka seperti sekarang ini," ujarnya.

Sebelumnya, kata Armadi, kita bekerjasama dengan pihak kepolisian setempat sedang melakukan identifikasi penyebab insiden atau kecelakaan tersebut.

Tentunya, PT IKPP telah menerapkan Sistem Manajemen K3 atau Occupational Health and Safety Management System (OHSMS) yang selalu mengutamakan pengembangan dan peningkatan pemahaman (awareness) mengenai potensi bahaya dan resiko di areal kerja kepada seluruh karyawan. 

"Seluruh pekerja telah dibekali kemampuan, pengetahuan serta peralatan keselamatan yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional," tutur Armadi.

Dimana sebelumnya, lanjut Armadi, perusahaan juga telah melaksanakan sesi training yang dilakukan secara berkala, termasuk di dalamnya pengecekan (inspeksi) secara berkala terhadap mesin-mesin beserta perlengkapan safety yang selalu dipastikan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang berlaku.

"Kami telah bekerja sama dengan pihak yang berwenang untuk mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk mencegah insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan," imbuhnya.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi