Masjid Nurul Iman Gelar Maulid Nabi

Datariau.com
1.030 view
Masjid Nurul Iman Gelar Maulid Nabi
Abdul Kadir
Ustadz Muhammad Kamalin, SAg MSy Ketua Masjid Nurul Iman Jalan Teropong Kecamatan Siak Hulu Kampar Riau

PEKANBARU, datariau.com - Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus meneladani sifat dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.

Demikian disampaikan Ustadz Muhammad Kamalin, SAg MSy Ketua Masjid Nurul Iman Jalan Teropong Kecamatan Siak Hulu Kampar menjawab datariau.com, Selasa (20/11/2018).

Kamalin mengajak umat Islam agar dapat mewarisi semangat dan misi kenabian. Misi tersebut yaitu semangat melaksanakan amal kebaikan dengan meningkatkan intensitas hubungan baik antar sesama.

"Mari kita tingkatkan ukhuwah Islamiyyah dengan meneladani sifat nabi dengan terus menjadi pribadi yang berakhlakul Karimah sesuai dengan ajaran nabi," sebut Dosen di salah satu kampus swasta di Riau itu.

Menurut Kandidat Doktor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Qasim Pekanbaru itu, melalui pelaksanaan Maulid umat Islam dapat mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun), dan menjalankan ajaran agama, agar tidak terjebak perselisihan sempit (furuiyyat) yang dapat merusak tali silaturahmi antarumat Islam. 

"Memperingati Maulid Nabi, mari kita cari keridhaan-Nya dengan mencermati dan meneladani sifat Rasulullah," pesan tokoh agama itu.

Ustadz Abdul Masykur S Fil.i dalam ceramahnya mengatakan, Maulid Nabi harus memberikan pencerahan dalam menjalankan kehidupan. 

"Umat Islam sangat beruntung karena memiliki seorang nabi penyempurna agama yakni Nabi Muhammad Saw. Kedatangan nabi membawa kedamaian di seluruh muka bumi karena sebelum nabi diutus kehidupan manusia berada dalam kesesatan," sebut Masykur.

Masykur mengisahkan, Rasulullah dalam menyebarkan agama Islam mendapat berbagai rintangan dan tantangan dari berbagai pihak. Tiga tahun lamanya, Nabi Muhammad berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Hasilnya, lebih kurang 40 orang menganut agama Islam. Mereka menjadi pengikut Nabi Muhammad yang setia dan rela mempertaruhkan harta benda, bahkan nyawa mereka untuk menegakkan dan membela agama Allah. 

"Hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwasannya untuk menyebarkan Agama Allah ini akan selalu mendapatkan rintangan, gangguan dan bebagai macam halangan dari musuh-musuh Allah. Maka kita harus tetap semangat, tidak gampang putus asa. Wahai orang iman, jika kalian menolong (agama) Allah maka Aku akan menolongmu," jelas Masykur seraya mengutip ayat Al Quran. 

Masykur menambahkan, Nabi Muhammad diutus sebagai Uswatun Hasanah, penyempurna seluruh ajaran nabi sebelumnya.

"Allah menjadikan Nabi sebagai Uswatun hasanah. Semua sendi kehidupan telah diatur oleh Allah melalui utusannya yakni nabi Muhammad Saw," tutupnya. (Abd).

Penulis
: Abdul Kadir
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)