Jumat Berbagi Dekranasda Siak Sambangi Kediaman Ponadi di Kampung Tumang

Datariau.com
325 view
Jumat Berbagi Dekranasda Siak Sambangi Kediaman Ponadi di Kampung Tumang
Foto:Hermansyah
Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri

SIAK, datariau.com - Sekumpulan ibu- ibu rombongan Dekranasda Kabupaten Siak kunjungi kediaman warga  Kampung Tumang dalam Program Jumat Berbagi menyasar kepada 5 kepala keluarga kurang mampu disalah satu kampung terjauh dari Kecamatan Siak.


Rombongan Dekranasda Siak yang didampingi oleh Penghulu Kampung Tumang beserta istri tiba di pondok kecil milik Ponadi yang mana kediaman beliau dikelilingi oleh pepohon karet. 


Kedatangan mereka pun disambut baik oleh wanita muda dengan anak kecil tak lain dan tak bukan merupakan istri Ponadi. "Selamat datang di pondok saya ibu- ibu, saya Eka istri dari Pak Ponadi," sebutnya, Jum'at (6/3/2020).


Dengan kedatangan rombongan Dekranasda Siak tersebut Eka mengaku baru 3 tahun tinggal di kebun karet milik Ahmadi yang merupakan pemilik asal Perawang Kecamatan Tualang. Sebelumnya, dia dan suami tinggal di Aek Kanopan Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara. 


"Selain motong getah, suami saya nyari kerja tambahan diluar, karena dari hasil upah motong getah ini saja tak cukup," ujarnya menceritakan nasib yang dirasakannya kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri.


Untuk mengambil getah karet, Eka menceritakan harus dipastikan terlebih dahulu pohon karet yang akan disadap berada dalam kondisi kering. Hal itu dilakukan agar getah dari kulit batang tidak keluar dari jalur yang telah dibuat. 


Mencoba merasakan bagaimana sehari hari keluarga Ponadi saat menoreh getah, Ketua Dekranasda Siak Hj Rasidah Alfedri pun mencoba melakukan hal tersebut pada salah satu pohon getah yang berada di dekat rumah.


Pisau yang dipergunakan untuk menoreh getah itupun dalam keadaan posisi terbalik. "Patutlah tak bisa ya, pisaunya terbalik," ucap Rasidah disambut dengan gelak tawa rombongan.


Karena kesulitan, kemudian Eka membantu sekaligus mengajarkan Hj Rasidah bagaimana menoreh getah tersebut. Sedikit demi sedikit, kulit kayu yang terkikis pun mulai mengeluarkan cairan putih yang mengalir lalu menetes pada wadah yang telah disediakan. 


"Nah inilah getah dari pohon ini buk, yang kemudian menjadi karet," jelas Eka.


Rombongan Dekranasda Siak itu selanjutnya mengajak Eka beserta keluarga agar selalu bersyukur kepada ALLAH SWT, serta tetap menjaga kebersihan keluarga dan mendidik anak anak dengan ilmu agama yang baik . 


Hj Rasidah Alfedri pun menghimbau bagi para warga yang telah menetap di Kabupaten Siak agar segera membuat dokumen kependudukan, seperti halnya Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).(*r)

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: DATARIAU.com
Tag:Siak
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)