KAMPAR, datariau.com - Polda Riau lakukan penyemprotan cairan disinfektan guna memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 secara serentak yang digelar di 6 Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau yang akan melaksanakan PSBB, Ahad (17/5/2020).
Dimana dalam penyemprotan serentak dipusatkan di jalan A Yani Bundaran Balai Bupati Kabupaten Kampar, turut hadir Gubernur Provinsi Riau Drs H Syamsuar MSi, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi SH SIK MSi, Danlanud Roesmin Noerjadin Marsma TNI Rony Irianto Moningka ST MM, dan Danrem 031/Wirabima Kolonel Inf M Syech Ismed.
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat diwawancarai di Mako Polres Kampar mengatakan, dirinya ingin PSBB di 5 Kota dan Kabupaten ini harus bisa terlaksana dengan baik sebagaimana di kota Pekanbaru yang sudah mulai berjalan dengan baik.
"Kemarin kita sudah melakukan konsolidasi yang gunanya untuk menyamakan persepsi dan pemikiran dalam pelaksanaan PSBB untuk bisa berjalan dengan baik," ujar Irjen Pol Agung Setya, di Mako Polres Kampar.
Dikatakannya, bahwa ada beberapa hal utama yang menjadi fokus dalam PSBB, baik itu dalam ekonomi, informasi dan lainnya. Dimana pihaknya bersama masyarakat bisa memutuskan penyebaran covid-19 tersebut.
"Hari ini kita melakukan penyemprotan disinfektan ini upaya kongkrit kita untuk memutus penularan covid-19 di masyarakat, sekaligus kita mulai keluar untuk menghimbau masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan dan SOP pencegahan," ungkap Kapolda Riau.
Lanjut Agung, disinggung upaya apa saja yang dilakukan untuk melaksanakan PSBB di 5 Kabupaten dan Kota, dirinya menjelaskan bahwa karakter masyarakat yang berbeda, tentu model penanganan juga berbeda.
"Pertama akan meng-cluster mana daerah merah dan daerah kuning, daerah merah tentu menjadi fokus polres setempat, sedangkan untuk daerah yang yang lain akan dibantu backup oleh Polda Riau untuk penguatan dan penebalan daerah zona kuning," tuturnya lagi.
Sedangkan untuk tindakan tegas apa yang nantinya akan diterapkan Polda Riau, Kapolda menerangkan untuk tahap awal akan melakukan himbauan kepada masyarakat terlebih dahulu.
"Untuk langkah awal ini kita lakukan himbauan-himbauan dulu dan sosialisasi kepada masyarakat, sedangkan untuk tindakan hukumnya sama seperti yang sudah kita terapkan di Pekanbaru, tetapi penegakan hukum adalah upaya terakhir setelah semua langkah telah dilakukan," tutup Kapolda.
Sementara itu, Gubernur Riau dalam sambutannya mengatakan penyemprotan secara serentak ini dilaksanakan untuk mendukung pelaksanaan PSBB di 6 Kabupaten dan Kota yakni Pekanbaru, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, dan Dumai.
Dirinya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau yang telah mendukung suksesnya penyemprotan serentak hari ini.
"Terimakasih pak Kapolda yang telah mendukung melaksanakan PSBB ini, Pelaksanaan PSBB ini sejatinya bukan melarang masyarakat berkegiatan, namun membatasi kegiatan di luar dengan menerapkan physical distancing dan social distancing serta selalu memakai masker," ucap Gubri Syamsuar.
Ditambahkannya, PSBB yang dilaksanakan adalah bagian kebijakan pemerintah untuk memutus penularan Covid-19 diharapkan masyarakat taat dan patuh dengan kebijakan yang diterapkan. (den)