Pemko Banda Aceh Pacu Pembangunan Infrastruktur Untuk Melancarkan Arus Lalu Lintas

datariau.com
833 view
Pemko Banda Aceh Pacu Pembangunan Infrastruktur Untuk Melancarkan Arus Lalu Lintas
dok.
Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE.

BANDA ACEH, datariau.com - Walikota Banda Aceh Hj Illiza Sa'aduddin Djamal SE, Selasa (21/6/2016) menerima kedatangan tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Rombongan diterima Illiza di ruang rapat Walikota bersama Kadishubkominfo Kota, Muzakkir Tulot. Kata Illiza, Pemko terus berupaya meningkatkan infrastruktur di Kota Banda Aceh dalam rangka mendorong ketertiban lalu lintas di Kota Madani.

“Dari sisi infrastruktur kita terus membangun seperti peningkatan jalan dan jembatan hingga ke Gampong-gampong (Desa),” ungkap Illiza.

Lanjutnya, keindahan dan keberlanjutan pembangunan terus berlangsung karena Pemko komit mewujudkan Banda Aceh sebagai kota yang smart dan juga kota yang tangguh terhadap bencana.

Kepada tim penilai, Illiza juga mengatakan Banda Aceh juga sedang mendorong warga beralih ke angkutan massal yang ramah lingkungan. Saat ini di Banda Aceh telah beroperasi Trans Kutaraja yang digratiskan selama setahun oleh Pemerintah, dan kebijakan tersebut mendapat respon positif dari warga yang ditandai dengan semakin banyak  warga beralih ke Trans Kutaraja dan mulai meninggalkan kenderaan pribadi.

“Kebijakan ini juga menjadikan lalu-lintas di Banda Aceh lebih tertib dan mengurangi kemacetan. Yang lebih penting lagi moda transportasi missal ini sangat ramah lingkungan dan menekan polusi,” tambah Illiza.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Banda Aceh, Muzakkir Tulot secara rinci menjelaskan paparannya terkait prestasi, program dihadapan tim penilai Wahana Tata Nugraha 2016.

Sebagaimana diketahui, sejak diselenggarakan enam tahun yang lalu, penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan ini, Kota Banda Aceh telah meraih tiga piala WTN berturut-turut, yakni dari 2012 hingga 2014. Sedangkan tahun 2009 samapi 2011, Banda Aceh meraih plakat. Dan sejauh ini, untuk Provinsi Aceh, prestasi ini hanya diraih Banda Aceh, sedangkan 22 kabupaten/Kota lainnya belum berhasil meraihnya.

Penulis
: Idham Sabang
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)