Wisata Kampung Toga di Mempura

Hermansyah
1.579 view
Wisata Kampung Toga di Mempura
Kampung wisata.

SIAK, datariau.com - Beberapa waktu belakangan ini segenap ibu-ibu bersama masyarakat di Kampung (desa) Kampung Tengah Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak sibuk berbenah diri. 

Terlihat suasana lingkungan, jalan-jalan utama kampung menjadi lebih meriah dan bersih dengan dihiasi payung warna-warni yang digantung.  Hijaunya pemandangan tanaman-tanaman hias maupun tanaman obat keluarga (TOGA) menambah kesan asri yang alami. 

"Bukan pekerjaan yang sederhana tentunya, mengingat komponen utama dari kegiatan ini adalah ibu-ibu yang punya  kesibukannya masing-masing sebagai ibu rumah tangga," kata Maisaroh, Senin (8/4/2019).

Maisaroh salah seorang warga yang ditunjuk selaku Duta Toga menyampaikan, bahwa tanaman di sepanjang jalan Kampung Tengah itu adalah Tanaman Serai dan mempunyai kebun tersendiri.

Kemudian lanjutnya, ada Rosella dan kolam ikan yang disediakan  sepeda wisata untuk pengunjung yang ingin berkeliling, dan disediakan permainan rakyat seperti engrang dan gasing.

"Tanaman obat keluarga disamping bermanfaat untuk kesehatan ternyata secara ekonomi tanaman ini bisa menghasilkan pendapatan tambahan bagi kami," ujarnya.

Ternyata Maisaroh tidak sendirian, ia dan teman-temannya dibantu dan dibina oleh dr Handry Kepala Puskesmas Mempura, bersama PKK Kecamatan, dan PPL Mempura. 

Handry menyebutka, tahun ini di Desa Kampung Tengah mewakili Kecamatan Mempura pada lomba Toga tingkat Kabupaten Siak. Kegiatan lomba itu merupakan kegiatan rutin dari Dinas Kesehatan untuk membina kecamatan se-Kaupaten Siak. 

"Tujuannya bukan hanya untuk mengikuti lomba dan meraih juara namun ingin menjadikan Kampung Kp. Tengah tersebut menjadi wisata toga yang bisa memperoleh pengobatan secara tradisional," jelas Handry. 

Dokter muda itu menjelaskan, dari jenis-jenis tanaman Toga yang berjumlah lebih kurang 110 jenis Toga, sangat bermanfaat bagi manusia. Dari segi khasiatnya dan terhindar dari paparan kimiawi, dan juga murah meriah. 

"Di setiap rumah disini, sudah menanam satu tanaman Toga, dan tanaman andalanya adalah Rosella serta juga ada tanaman Insulin hasil olahan sendiri," ujarnya. 

Agar lebih menarik lanjut dia, Kebun Toga dan lokasi tempat penilaian tersebut dihias, sehingga pengunjung dapat berfoto bersama tanaman obat, sekaligus bisa mencicipi hasil olahan dari Toga tersebut. 

Tim Penilai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Siak yang di Ketuai oleh drg Hj Sumiati mengharapkan, ada lahan yang disediakan sebagai icon tanaman disetiap kecamatan, yang dapat dijual di tempat. Sebagai tanaman organik dan kebun buah-buahan yang dapat langsung dinikmati oleh pengunjung. 

Dari segi wisatanya dapat ditonjolkan seperti Wisata Kebun Toga,  Griya Sehat (menampilkan produknya berupa jamu atau jasa pijat). Sehingga wisatawan dari Siak (seberang) dapat naik sampan ke Kampung Toga Kampung Tengah ini. 

"Dengan adanya tanaman toga di pekarangan rumah bisa bermanfaat dari segi kesehatan dan secara ekonomi tanaman ini bisa menghasilkan pendapatan tambahan bagi masyarakat," ungkapnya. 

Ia berharap melalui kegiatan lomba ini semakin memacu masyarakat dalam rangka memasyarakatkan pemanfaatan hasil TOGA melalui upaya penanaman, pengolahan, pemanfaatan dan pemasaran hasil TOGA. Sehingga memberi dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Penulis
: Hermansyah
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query