KUKERTA UNRI Resmikan Peta Administrasi dan Edukasi Pemilahan Sampah, Wujudkan Desa Koto Tuo yang Tertata dan Berkelanjutan

datariau.com
89 view
KUKERTA UNRI Resmikan Peta Administrasi dan Edukasi Pemilahan Sampah, Wujudkan Desa Koto Tuo yang Tertata dan Berkelanjutan

KOTO TUO, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 bersama Pemerintah Desa Koto Tuo dan masyarakat resmi meluncurkan peta administrasi wilayah desa sekaligus menggelar edukasi pemilahan sampah. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Koto Tuo ini dihadiri oleh perangkat desa serta masyarakat sebagai bagian dari implementasi program KUKERTA Membangun Kampung.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa berbasis data dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Melalui penyusunan peta administrasi wilayah, mahasiswa berharap masyarakat memiliki acuan yang jelas mengenai tata ruang dan batas-batas wilayah Desa Koto Tuo.

Peta administrasi yang diserahkan kepada pemerintah desa diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pedoman bagi masyarakat dalam mengenali kondisi geografis desa sekaligus menjadi referensi bagi pemerintah desa dalam menyusun perencanaan pembangunan jangka panjang yang lebih terarah.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Desa Tambang Pererat Silaturahmi Bersama Warga dengan Acara Nobar


Salah seorang peserta kegiatan, Mira, mengaku keberadaan peta administrasi memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

"Memudahkan masyarakat sebagai petunjuk lokasi dan perbatasan Desa Koto Tuo dengan desa tetangga," ujarnya.

Selain memperkenalkan peta administrasi, mahasiswa KUKERTA UNRI juga memberikan edukasi mengenai cara membaca peta, sumber data, serta referensi yang digunakan dalam proses penyusunannya. Penjelasan tersebut bertujuan agar masyarakat dapat memahami informasi yang tersaji pada peta dan memanfaatkannya secara optimal.

Tak hanya berfokus pada aspek tata ruang, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi mengenai pentingnya pemilahan sampah berdasarkan tiga kategori utama, yakni sampah organik, anorganik, dan sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Edukasi ini diberikan kepada perangkat desa dan masyarakat sebagai upaya membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik sejak dari sumbernya.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Tanam 40 Bibit Jengkol dan Kemiri di Sungai Panji Panji, Dukung Penghijauan dan Mitigasi Banjir


Annisa selaku pemateri menjelaskan bahwa kebiasaan memilah sampah akan memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan.

"Adanya pemilahan sampah dapat mempermudah masyarakat untuk membuang sampah sesuai dengan jenisnya masing-masing sehingga penjagaan lingkungan lebih efektif," katanya.

Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi tersebut, mahasiswa KUKERTA UNRI menyerahkan peta administrasi wilayah beserta tong sampah kepada Pemerintah Desa Koto Tuo. Penyerahan dilakukan secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan praktik membaca peta secara langsung di lapangan agar peserta dapat memahami letak wilayah serta batas-batas desa secara lebih nyata.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme peserta terlihat tinggi. Masyarakat aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai batas administrasi Desa Koto Tuo, lokasi-lokasi penting di wilayah desa, hingga klasifikasi sampah sesuai kategori yang telah dipaparkan.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Keamanan Pangan di Desa Banjar Benai, Dorong Kesadaran Masyarakat Konsumsi Pangan Sehat


Sebelum kegiatan ditutup, seluruh peserta diminta mengisi lembar verifikasi sebagai bentuk validasi terhadap kesesuaian peta dengan kondisi riil di lapangan. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa peta administrasi yang disusun benar-benar menggambarkan kondisi geografis Desa Koto Tuo secara akurat.

Kepala Desa Koto Tuo, Aryanto, mengapresiasi hasil kerja mahasiswa KUKERTA Universitas Riau. Menurutnya, peta administrasi yang disusun telah sesuai dengan kondisi wilayah desa.

"Peta yang dibuat sudah sesuai dengan kondisi desa dan sudah menggambarkan kondisi geografis desa secara informatif," ungkapnya.

Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau

Penulis
: Dhini Tasya Amellya
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)