Usai Musrenbangnas, Alfedri Konsultasi Kota Pusaka Siak ke BPIW

Hermansyah
817 view
Usai Musrenbangnas, Alfedri Konsultasi Kota Pusaka Siak ke BPIW
Bupati Siak Drs H Alfedri MSi.

JAKARTA, datariau.com - Rencana pembangunan kedepan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Senin (16/12/2019) kemarin.

Dihadiri langsung oleh Bupati Siak Drs H Alfedri MSi bertolak menuju Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Kemen PUPR RI) yang berada di kawasan Jakarta Selatan.

Didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PU Tarukim) Irving Kahar dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Wan Muhammad Yunus menemui Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hadi Sucahyono, untuk mengkonsultasikan pengembangan Kota Pusaka Siak Sri Indrapura kedepan.

"Siak telah ditetapkan oKementerian PU sebagai salah satu Kota Pusaka di Indonesia, dan menjadi salah satu anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Untuk itu, saya yang menjabat sebagai Ketua Presidium JKPI, bersama Direktur Eksekutif JKPI, upayakan agar Menteri PU dapat menjadi Keynote Speech sewaktu kita mengadakan seminar internasional pada Rakernas JKPI di Siak nanti," Alfedri.

Dikatakan Alfedri, Pemkab Siak sedang mengupayakan agar Kota Pusaka Siak Sri Indrapura ini dapat ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Kota Pusaka Indonesia. Tentunya, sinergi melalui berbagai program, baik di Kementerian PU, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata, Menko Kemaritiman dan Investasi dan Menko Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK). 

"Wacana inilah yang coba kami usulkan melalui Kepala BPIW, agar bagaimana kawasan strategis Kota Pusaka dapat ditetapkan melalui Keputusan Presiden dimasa yang akan datang, sehingga dapat memberikan ruang lebih besar untuk sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah," ujar Alfedri.

Sehingga, kata Alfedri, kota pusaka kedepan tidak hanya dilestarikan dengan sebaik-baiknya, namun dapat bermanfaat dalam pengembangan ekonomi, terutama menjadi daya tarik wisata ke kota pusaka seperti di Kabupaten Siak.(*r)

Editor
: Hermansyah
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)