Heboh, Air Sumur Warga di Pelalawan Bau Solar

datariau.com
1.178 view
Heboh, Air Sumur Warga di Pelalawan Bau Solar
PANGKALANKERINCI, datariau.com - Sedikitnya, 10 Kepala Keluarga (KK) di desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan mengeluh sumur bor milik mereka berbau minyak solar. Tak ayal, dengan berat hati warga setempat tidak lagi mengkosumsi air dari sumur bor ini untuk kebutuhan sehari-hari.

Untuk kebutuhan, seperti minum, mandi, mencuci piring bahkan untuk keperluan mencuci pakaian terpaksa menumpang ke rumah warga lainnya. Sementara untuk keperluan minum dan menanak nasi terpaksa dibeli dari air isi ulang.

Mengetahui sumur warga tersebut berbau bahan bakar dan diduga tercemar minyak solar, Senin (18/9/2017) tiga orang Anggota Komisi II DPRD Pelalawan mendatangi rumah warga.

Ketiga Anggota Komisi II tersebut antara lain Tengku Khairil, Indra Mansur, Afrizal saat melakukan kunjungan ke rumah warga menggandeng sejumlah pegawai di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Pelalawan.

Tampak di lapangan, sejumlah staf DLH mengambil tiga sampel air yang diambil dari rumah warga. Sampel air ini dimasukkan ke dalam tiga botol kemasan air isi ulang ukuran kecil.

Disaksikan, Anggota Komisi II, perwakilan masyarakat, staf DLH akan mengirim hasil sampel air ini Labkes di Pekanbaru. "Sampelnya akan kita kirim ke Labkes di Pekanbaru dan hasilnya apakah tercemar kita tunggu 15 hari kedepan," terang salah seorang staf DLH.

Ketua BPD Lalang Kabung, Nanang menuturkan, bahwa peristiwa air sumur bor warga berbau minyak solar ini sudah terjadi sejak enam bulan yang lalu.

"Kejadianya, sudah berlangsung 6 bulan. Kita menduga peristiwa ini akibat bak penampungan minyak solar milik pabrik bubur kertas bocor. Terlebih lagi, letak penampungan minyak tersebut tidak berapa jauh dengan rumah warga," tuturnya.

Orang pertama yang merasa dampak dugaan tercemar minyak solar ini kata Nanang adalah rumah yang ditempati oleh Tambunan. "Air dari sumur bor pak Tambunan ini terasa sekali bau solarnya. Pasalnya rumah dia hanya berjarak puluhan meter dari sumber pencemaran," tukasnya.

Di hadapan Anggota Komisi II DPRD Pelalawan, ia meminta kepada pemilik galon penampungan solar untuk turun tangan.

"Tak banyak permintaan kami pak, kepada pemilik galon solar untuk turun tangan, menindaklanjuti keluhan dari warga kami," harapnya.
Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)