ATAMBUA, datariau.com - SMA Negeri 1 Atambua resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini berjalan lancar, meriah, dan penuh semangat dengan diikuti sebanyak 432 murid baru kelas X.
Selama pelaksanaan MPLS Ramah 2026, para peserta memperoleh berbagai materi yang dirancang untuk membentuk karakter, memperkuat wawasan kebangsaan, serta mempersiapkan mereka menjalani proses pendidikan di SMA Negeri 1 Atambua.
Materi utama yang diberikan meliputi Gerakan Indonesia Asri, Budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun), Rukun Sama Teman, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Pagi Ceria, hingga etika dan sopan santun bermedia sosial.
Baca juga:SMAN 1 Atambua Resmi Buka MPLS Ramah 2026, Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Semangat Belajar Sejak Hari Pertama
Selain itu, sekolah juga menyampaikan materi pilihan seperti visi, misi dan tujuan sekolah, pengenalan kurikulum, tata tertib sekolah, humas dan pendidik serta tenaga kependidikan (PTK), organisasi siswa intra sekolah (OSIS), sarana dan prasarana, manajemen waktu, kesehatan reproduksi, pencegahan perundungan (bullying), serta edukasi anemia yang disampaikan oleh tenaga medis dari Puskesmas Haliwen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Salah seorang murid baru, Callista Natalya Ise yang berasal dari SMP Negeri 1 Malaka Barat, mengaku sangat senang dapat mengikuti seluruh rangkaian MPLS hingga hari terakhir.
"Saya sangat bahagia dalam mengikuti kegiatan MPLS Ramah 2026 ini hingga hari terakhir. Melalui kegiatan ini saya termotivasi untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, disiplin, dan mencintai kearifan budaya sebagai identitas diri untuk membangun bangsa," ujarnya.
Baca juga:
Ketum TP PKK Tinjau Kampus Unhan Atambua, Dorong Mahasiswa Jadi Pemimpin Masa Depan
Ketua Panitia MPLS Ramah 2026, Bernardus Nana, S.Pd, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Seluruh murid baru dapat mengikutinya dengan penuh semangat dan menginspirasi," katanya.
Ia menambahkan, sebanyak 432 murid baru mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sejak hari pertama hingga penutupan.
Baca juga:Mengikuti Prosedur JKN-KIS, BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Kepada Badan Usaha di Wilayah Atambua
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Atambua yang diwakili Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Dominggus Berek, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, guru, tenaga kependidikan, OSIS, serta para murid baru yang telah menyukseskan MPLS Ramah 2026.
"Atas nama pimpinan, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, para murid baru kelas X, pemateri dan seluruh pihak yang terlibat aktif dalam kegiatan MPLS Ramah 2026," ujarnya.
Dominggus juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh murid baru sebagai bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Atambua.
"Selamat bergabung dalam civitas akademika SMA Negeri 1 Atambua. Semoga kalian dapat meraih prestasi yang lebih baik di masa mendatang," katanya.
Baca juga:Datang ke Atambua, Prabowo Ziarah ke Makam Joao Tavares di TMP Seroja
Pengawas Pembina SMA Negeri 1 Atambua, Florina I. M. Taelake, S.Pd, berharap seluruh materi yang diterima selama MPLS mampu menjadi bekal dalam membentuk karakter peserta didik.
"Selama mengikuti kegiatan MPLS Ramah 2026 ini harus ada perubahan dalam diri dibandingkan saat di jenjang SMP. Materi-materi yang telah diberikan hendaknya menjadi ikrar dalam hati dan jiwa setiap murid baru sehingga mampu menghargai setiap perbedaan yang ada di sekolah," tuturnya.
Prosesi penutupan berlangsung meriah dengan penampilan Tari Pelajar Pancasila yang dibawakan oleh anggota OSIS SMA Negeri 1 Atambua. Tarian tersebut menggambarkan nilai-nilai karakter bangsa, seperti rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat gotong royong, persatuan dalam keberagaman, kecintaan terhadap budaya Indonesia, serta karakter pelajar yang kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan juga ditandai dengan pelepasan burung merpati sebagai simbol kebebasan para pelajar dalam menggapai cita-cita, berpikir secara mandiri, serta menatap masa depan dengan penuh optimisme.
Penutupan MPLS Ramah 2026 turut dihadiri Pengawas Sekolah, jajaran guru dan tenaga kependidikan, pengurus OSIS, serta seluruh murid baru kelas X SMA Negeri 1 Atambua.***