Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen UNRI Bersama KKN Terintegrasi: Implementasi Alat Pengendalian Gulma Berbasis Energy Terbarukan

datariau.com
1.569 view
Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen UNRI Bersama KKN Terintegrasi: Implementasi Alat Pengendalian Gulma Berbasis Energy Terbarukan

KAMPAR, datariau.com - Kegiatan pengabdian ini merupakan pengabdian berbasis riset yang diterapkan pada pengembangan alat pengendalian gulma (weeds sprayer) yang bermitra dengan Kelompok Tani Sumber Jaya di bawah binaan KUD Karya Sawit, Desa Bukit Kratai, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar. Kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari tahun sebelumnya.

Pada masa peremajaan (replanting) kelapa sawit tingkat pertumbuhan gulma juga meningkat sehingga memerlukan pengendalian yang lebih intens. Survei awal kegiatan ini memperoleh data pengendanlian gulma 70% adalah menggunakan penyemprotan herbisida, sedangkan 25% pemotongan menggunakan alat pemotong rumput, dan hanya sekitar 5% yang menggunakan metode penebasan konvensional.

Banyaknya kegiatan penyemprotan herbisida ini rata-rata masih dilakukan dengan media bantu sprayer berjenis manual jenis sandang punggung. Kegiatan yang dilakukan dalam waktu lama yaitu sekitar 6 hari kerja (48 jam) untuk satu kapling kelapa sawit seluas 2 hektar dan berulang membuat resiko cedera dirasakan petani semakin parah, mulai dari sakit punggung, saraf terjepit, iritasi pencernaan dikarenakan jarak penyemprotan yang sangat dekat, keracunan, bahkan luka di kedua bahu atas diposisi tali sandang media penyemprot (sprayer). Permasalahan ini tentunya secara langsung berpengaruh terhadap efektivitas dan produktivitas kerja petani apalagi dimasa-masa replanting.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini ditujukan untuk membantu kegiatan petani dalam pengendalian gulma dengan merancang dan membuat sebuah produk media penyemprot (sprayer) yang ergonomic yaitu mudah dalam penggunaan, memperhatikan postur pengguna, serta efisien.

Produk dirancang menggunakan metode VDI2222 yang secara garis besar alat ini tidak lagi kategori jenis sandang punggung, melainkan terdiri atas 2 buah roda dengan jenis dan diameter yang disesuaikan dengan medan penggunaan, serta galon (tangki) yang lebih besar, memiliki jangkauan pipa dan penyemprotan yang lebih jauh, yang dimotori oleh sebuah pompa DC yang bersumber energi bateri yang secara otomatis terisi ulang oleh cahaya matahari melalui sebuah perangkat panel surya.

Sedangkan gun sprayer dibuat secara SMART yaitu dapat diatur sedemikan panjangnya dari 1 meter hingga 3 meter, dan dengan adjustable nozzle. Dengan menggunakan produk ini resiko cedera petani maupun buruh tani sangat terminimalisir, selain akan meningkatkan efisiensi pekerjaan yang tentunya secara tidak langsung meningkatkan produktivitas kerja.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan mitra di perkebunan kelapa sawit PIR kelompok tani Sumber Jaya Desa Bukit Kratai, Kec. Rumbio Jaya yang juga melibatkan 20 orang Mahasiswa KKN Terintegrasi yang berlokasi di Desa Bukit Kratai (10 Orang) dan Desa Alam Panjang (10 Orang) dengan Dr Dedi Irawan MSc selaku dosen pembimbing lapangan.

Proses pembuatan alat dilakukan di laboratorium yang secara garis besar terdiri atas komponen water pump, komponen elektrik sebagai sumber energi terdiri atas satu set panel surya yang akan mencharging sebuah bateri 12V.

Setelah itu dilanjutkan dengan instalasi slang fleksibel (50m) dengan penggulung yang dirancang sedemikian rupa dengan memanfaatkan klem anti bocor dan terintegrasi pada produk, sehingga teknologi penggulungan ini sangat memudahkan dalam menggulung slang sepanjang 50m-100 m setelah digunakan.

Komponen terpenting lainnya adalah sprayer gun (penyemprot), Smart sprayer gun dirancang dengan panjang yang dapat diatur 1-3 meter dan adjustable nozzle sehingga memungkinkan pengguna untuk mengatur tingkat kehalusan butiran air yang keluar dari nozzle.

Setelah pembuatan produk selesai maka dilakukan pengujian awal di area universitas riau .Hal ini dilakukan untuk mengukur parameter-parameter fisis produk. Dari pengukuran dihasilkan peralatan dapat beroperasi secara terus menerus dalam keadaan cuaca panas sehingga panel surya secara terus menerus melakukan charging pada unit battery yang digunakan.

Sedangkan dalam cuaca mendung alat ini mampu beroperasi selama 4 hingga 8 jam. Kemudahan handling dari alat ini juga dapat diunggulkan dimana produk terdiri atas 3 buah roda (2 dibelakang dan 1 di bagian depan).

Setelah dilakukan pengujian di laboratorium dan area kampus, barulah dilakukan pengujian produk dilapangan dalam hal ini di area perkebunan kelompok tani sumber jaya, desa bukit kratai. Petani secara langsung mendapatkan pengarahan terlebih dahulu terkait SOP penggunakan produk.

Selanjutnya secara bergantian petani melakukan uji keberfungsian produk. Kegiatan pengujianini pada tahun sebelumnya telah dilakukan dengan melibatkan lansung Ketua KUD Karya Sawit Desa Bukit Kratai, Ketua Kelompok Tani Sumber Jaya, Manajer Plasma PTPN V, dan petani kelapa sawit.

Alat ini dapat dioperasikan hanya dari pinggir area perkebunan, lalu menarik tali slang fleksibel kedalam area perkebunan, ukuran tangki (tabung) yang cukup besar sekitar 70 liter membuat alat menjadi lebih efisien dalam frekuensi pengisian ulang tabung.

Dalam hal ini, Dedi Irawan selaku dosen pembimbing lapangan mengatakan alat ini tidak hanya mengurangi resiko kerja, melainkan juga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Hal ini dikarenakan petani tidak lagi melakukan kegiatan pengendalian gulma dengan cara menggendong alat penyemprot dipunggung belakang, yang tentu saja dapat menyebabkan kecelakaan kerja mulai dari yang ringan hingga yang beresiko cedera fatal seperti sakit pinggang, sakit dan pembengkokan tulang punggung, syaraf terjepit dan memar pada bahu serta keram pada otot lengan dan kaki.

"Alat ini sangat membantu, karena dapat digunakan tidak mesti dibawa kemana mana, dan dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja" ujarnya.

Dari kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut ke tahun kedua yang akan fokus kepada optimalisasi produk dan pengurusan paten sehingga peralata ini dapat dipasarkan dan memberikan potensi value generating bagi LPPM Universitas Riau. (*)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)