Mahasiswa UNRI Hasilkan Inovasi Pelet Fungsional Dari Cangkang Telur

Datariau.com
1.230 view
Mahasiswa UNRI Hasilkan Inovasi Pelet Fungsional Dari Cangkang Telur

DATARIAU.COM - Tim PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dari Universitas Riau mengembangkan inovasi limbah cangkang telur menjadi pelet fungsional.

Tim ini adalah kolaborasi mahasiswa UNRI lintas bidang ilmu yang terdiri dari Lusia Alvid (Teknik Kimia), Khusnul Habib Siregar (Teknik Elektro), Triatma Putri (Teknologi Perikanan), Irfan Alfandi (Teknik Kimia) dan Aryandi Kusuma (Teknik Mesin) dibawah bimbingan Dr Yelmida Azis MSi.

Inovasi produk ini diberi nama Kangteta fish food pellet yang merupakan pelet ikan dan lobster air tawar yang kaya kalsium karna menggunakan cangkang telur sebagai salah satu bahan dasarnya.

Tim menjelaskan, produk ini hadir untuk menjawab kebutuhan pakan ikan yang melonjak tajam setelah perikanan budidaya ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan ekonomi nasional.

Pemerintah Indonesia sedang berinovasi untuk bisa mewujudkan ketersediaan pakan ikan mandiri minimal sebanyak 12-13 juta ton pada 2024 mendatang.

Namun sayangnya, total produksi pakan mandiri di Indonesia masih belum mencukupi. Selain itu, tim juga telah melakukan survei kepada para pembudidaya, dimana didapatkan beberapa permasalahan seperti pakan yang semakin mahal hingga mencapai 70% dari biaya produksi, menurunnya kualitas air yang disebabkan oleh pakan, serta kekurangan unsur mineral.

Oleh sebab itu, mahasiswa/i ini berupaya menemukan solusi untuk mengembangkan pelet ikan yang berkualitas namun secara ekonomi tidak menjadikan harga pakan tinggi. Didasarkan dari hasil penelurusan dan kajian yang sudah ada, cangkang telur merupakan salah satu abhan yang cukup potensial.

Cangkang telur memiliki kandungan nutrisi yang tinggi yaitu kalsium yang sangat bermanfaat sebagai pakan. Selain itu, selaput cangkang bagian dalam memiliki kandungan protein seperti kandungan protein putih telur.

Ketua tim menjelaskan kandungan kalsium karbonat yang ada pada cangkang telur merupakan salah satu solusi bagi upaya peningkatan produksi perikanan terutama untuk mengatasi adanya kendala tentang ketersediaan mineral, perbaikan kualitas benih dan pertumbuhan ikan, serta pengadaan media bersalinitas.

Selain itu kalsium karbonat juga penting untuk pembentukan tulang dan pembentukan kerangka luar dari crustasea seperti lobster.

Produk ?Kangteta? dikembangkan sebagai bentuk implementasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Produk ini berhasil didanai oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk kategori PKM-Kewirausahaan.

Ketua tim PKM, Lusia mengatakan pihaknya mengharapkan nantinya inovasi dari tim dapat sampai ke pekan ilmiah nasional (PIMNAS) agar dapar mengharumkan nama Universitas Riau.

"Selain itu turut mendukung program Gerakan Pakan Mandiri dari Kementrian Kelautan dan Perikanan serta membantu pembudidaya menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi terutama dalam hal pakan dan kualitas air," pungkasnya. (rls)


JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)