PELALAWAN, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (UNRI) Tahun 2026 yang bertugas di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, sukses menyelenggarakan Semarak Hari Anak selama tiga hari berturut-turut, mulai 23 hingga 25 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja yang dirancang untuk memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi, kreativitas, serta meningkatkan rasa percaya diri melalui berbagai perlombaan yang edukatif dan menghibur.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 110 peserta yang berasal dari tiga dusun di Desa Segati. Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama hingga penutupan acara. Orang tua, tokoh masyarakat, dan warga setempat turut memadati lokasi kegiatan untuk memberikan dukungan kepada para peserta.
Semarak Hari Anak menghadirkan empat cabang perlombaan, yakni Fashion Show, Lomba Puisi Guru bertema Desa Segati, Lomba Got Talent, dan Lomba Ranking 1. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus membangun semangat kebersamaan di lingkungan desa.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Adakan Pengembangan Wisata Sungai Segati
Koordinator Desa Kukerta Universitas Riau Desa Segati, Gunawan Julius, mengatakan kegiatan tersebut disusun sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap tumbuh kembang anak-anak di desa.
"Melalui Semarak Hari Anak ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak Desa Segati untuk menampilkan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat belajar dan berkarya. Antusiasme peserta yang datang dari seluruh dusun menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini sangat dinantikan oleh masyarakat," ujarnya.
Hari pertama kegiatan dibuka dengan Lomba Fashion Show yang menampilkan kreativitas peserta dalam berbusana. Anak-anak tampil percaya diri di hadapan dewan juri dan masyarakat dengan berbagai kostum yang menarik. Penampilan mereka mendapat sambutan meriah dari para penonton yang memenuhi lokasi acara.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Desa Segati Sosialisasi Bahaya Penggunaan Media Sosial Bagi Kalangan Remaja di SMPN 03 Langgam
Pada malam harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Puisi Guru bertema Desa Segati. Para peserta membawakan puisi dengan penuh penghayatan, menggambarkan kecintaan terhadap desa, lingkungan, budaya, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat setempat. Penampilan tersebut menunjukkan kemampuan anak-anak dalam menyampaikan pesan melalui karya sastra.
Memasuki hari kedua, suasana semakin semarak dengan pelaksanaan Lomba Ranking 1. Perlombaan ini menguji wawasan, konsentrasi, serta ketangkasan peserta dalam menjawab berbagai pertanyaan yang telah disiapkan panitia. Persaingan berlangsung ketat dan penuh semangat hingga babak final.
Malam harinya, perhatian masyarakat tertuju pada Lomba Got Talent yang menjadi salah satu penampilan paling dinanti. Anak-anak menunjukkan beragam kemampuan, mulai dari menyanyi, menari, hingga pertunjukan seni lainnya. Berbagai penampilan tersebut membuktikan bahwa generasi muda Desa Segati memiliki potensi yang besar apabila diberikan ruang untuk berkembang dan berkreasi.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari ketiga melalui pengumuman sekaligus pembagian hadiah kepada para pemenang dari seluruh cabang perlombaan. Suasana semakin meriah ketika para juara kembali menampilkan penampilan terbaik mereka sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.
Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, mahasiswa Kukerta Universitas Riau menyampaikan salam perpisahan kepada masyarakat Desa Segati. Momentum tersebut menjadi ungkapan terima kasih atas dukungan, kerja sama, serta kebersamaan yang telah terjalin selama masa pengabdian mahasiswa di desa.
Baca juga:Media Online Tempat Memuat Berita Kukerta, Ribuan Artikel Mahasiswa Tayang di Data Riau
Keikutsertaan sekitar 110 peserta dari tiga dusun menjadi bukti tingginya minat anak-anak mengikuti kegiatan tersebut. Kehadiran masyarakat yang memberikan dukungan secara langsung turut menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan sepanjang acara berlangsung.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Segati, Heri Sugiyarto, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Semarak Hari Anak yang dinilai membawa manfaat bagi perkembangan karakter anak-anak di desa.
"Kegiatan ini sangat baik karena memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar berani tampil, mengembangkan kemampuan, dan berinteraksi dengan teman-temannya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang," katanya.
Program Semarak Hari Anak menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa Kukerta Universitas Riau kepada masyarakat. Tidak hanya menghadirkan hiburan, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam mengasah kemampuan, membangun rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan berprestasi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Kukerta UNRI berharap dapat meninggalkan kesan positif sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Desa Segati yang kreatif, percaya diri, dan aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif. Besarnya antusiasme peserta serta dukungan masyarakat menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan warga mampu menghadirkan program pengabdian yang berdampak nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa.***