Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Kelompok Tani Desa Kelemantan Barat Olah Limbah Organik Jadi Pupuk Cair

datariau.com
114 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Latih Kelompok Tani Desa Kelemantan Barat Olah Limbah Organik Jadi Pupuk Cair
Mahasiswa Kukerta UNRI bersama Kelompok Tani Desa Kelemantan Barat usai pelatihan pembuatan pupuk organik cair. (Sumber: Dokumen

DATARIAU.COM - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (UNRI) menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair bersama Kelompok Tani Desa Kelemantan Barat, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk ramah lingkungan yang dapat menunjang produktivitas pertanian.

Pelatihan tersebut merupakan salah satu program kerja Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan limbah organik menjadi produk bernilai guna dan ekonomis. Program ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Rina Susanti, S.Sos., M.Si.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai bahan baku serta peralatan yang diperlukan dalam proses pembuatan pupuk organik cair. Mahasiswa Kukerta menjelaskan bahwa berbagai limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran, kulit buah, hingga cangkang telur yang selama ini sering dibuang, sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan pupuk organik cair.

Baca juga: Tempat Beli Bibit Pohon Tin di Pekanbaru: Sudah Dalam Pot, Solusi Praktis Ditanam di Rumah, Tinggal Siram Tanpa Repot


Selain menjelaskan bahan-bahan yang digunakan, mahasiswa juga memperkenalkan alat-alat sederhana yang diperlukan sehingga proses pembuatan pupuk dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat tanpa membutuhkan biaya yang besar.

Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair yang diikuti oleh seluruh anggota Kelompok Tani Desa Kelemantan Barat. Pada sesi ini, peserta didampingi mahasiswa Kukerta di setiap tahapan, mulai dari proses persiapan bahan, pencampuran, hingga teknik fermentasi yang benar.

Mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara penggunaan pupuk organik cair pada tanaman serta manfaatnya dalam meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman secara alami. Dengan pendampingan tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam membuat pupuk organik cair.

Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Warga Desa Tanjung Pisang Membuat Pupuk Kompos Organik dari Air Cucian Beras


Melalui kegiatan ini, anggota kelompok tani memperoleh wawasan baru mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga yang sebelumnya dianggap tidak bernilai menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Selain membantu mengurangi volume sampah organik, pembuatan pupuk organik cair juga dinilai dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia sekaligus mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Mahasiswa Kukerta UNRI berharap ilmu yang diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan bagi Desa Kelemantan Barat.

Penulis
: Rumaisya
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)