INDRAGIRI HILIR, datariau.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau menggelar Seminar Kenakalan Remaja bertajuk "Smart Teen, Healthy Mind: Menavigasi Emosi dan Pergaulan di Usia Remaja" di SMP Negeri 2 Kempas, Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang bertujuan memberikan edukasi kepada remaja agar mampu menghindari perilaku menyimpang, mengelola emosi secara sehat, serta membangun karakter positif sebagai bekal menghadapi masa depan.
Seminar diikuti oleh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Kempas dan turut dihadiri Kepala Desa Bayas Jaya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kukerta Universitas Riau, Wakil Kepala Sekolah yang mewakili Kepala Sekolah, serta para guru.
Baca juga:Mahasiswa
KUKERTA Berdampak UNRI Beri Penyuluhan Pengendalian Hama Kelapa Sawit
untuk Tingkatkan Produktivitas Petani Sungai Lala
Pemilihan peserta dari kalangan siswa kelas IX bukan tanpa alasan. Mereka dinilai tengah memasuki masa transisi menuju jenjang pendidikan menengah atas, fase yang identik dengan kondisi emosi yang masih labil dan rentan terhadap pengaruh lingkungan maupun pergaulan negatif.
Melalui seminar ini, mahasiswa Kukerta berharap para peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, mengendalikan emosi, serta mampu memilih lingkungan pertemanan yang sehat.
Kegiatan dilaksanakan di ruang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) SMP Negeri 2 Kempas dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau, Siska Mardes, S.Pd., M.Pd., Kons., yang menyampaikan materi secara daring melalui Google Meet.
Baca juga:Mahasiswa KUKERTA UNRI Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi, Dorong Peluang Usaha Warga Desa Lubuk Mandian Gajah
Sebagai dosen Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Riau, Siska membahas berbagai persoalan yang kerap dihadapi remaja, mulai dari pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali berbagai jenis emosi, hingga langkah-langkah efektif dalam mengendalikan emosi agar tidak berdampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai ciri-ciri pertemanan yang sehat dan tidak sehat, serta berbagai tips membangun lingkungan pergaulan yang positif sebagai benteng dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari sejumlah pihak.
Baca juga:Mahasiswa KUKERTA Unri Edukasi Warga Desa Teluk Rhu Lewat Demonstrasi Pembuatan Spray Anti Nyamuk Berbahan Sereh
Sambutan disampaikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Muhammad Yogi Riyantama Isjoni, S.E., M.M., Wakil Kepala SMP Negeri 2 Kempas Linawati, S.Pd., Kepala Desa Bayas Jaya Yahya, S.Sos., serta Ketua Kukerta Universitas Riau. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa sebelum memasuki sesi utama.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi berlangsung. Tiga siswa secara aktif mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan remaja. Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka, tim Kukerta Universitas Riau memberikan hadiah kepada ketiga siswa tersebut.
Seluruh rangkaian seminar kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama dan penutupan oleh pembawa acara.
Baca juga:Edukasi Kreatif di SDN 012 Bagan Laguh, Mahasiswa Kukerta UNRI Sulap Botol Bekas Jadi Tabungan
Wakil Kepala SMP Negeri 2 Kempas, Linawati, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan seminar tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru bagi sekolah karena menjadi seminar daring pertama yang menghadirkan dosen Universitas Riau sebagai narasumber.
"Kegiatan ini bagi kami di SMP Negeri 2 Kempas sangat membanggakan sekali, karena kita bisa berbicara langsung dan bersosialisasi. Tema kenakalan remaja yang diangkat juga sangat bermanfaat bagi para siswa," ujarnya.
Pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan dengan menyediakan lokasi seminar beserta berbagai fasilitas yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta FISIP UNRI Sosialisasikan Anti-Bullying di SDN 153 Pekanbaru, Tanamkan Budaya Sekolah Ramah Anak
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Kukerta Universitas Riau, Dr. Muhammad Yogi Riyantama Isjoni, S.E., M.M., menilai tema seminar sangat relevan dengan kondisi remaja saat ini.
Menurutnya, menjadi remaja yang cerdas tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga kemampuan mengelola emosi dan menentukan lingkungan pergaulan yang positif agar tidak mudah terjerumus ke dalam perilaku negatif.
Ia berharap materi yang disampaikan narasumber dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika menghadapi berbagai tantangan pada masa remaja.
"Langkah kecil seperti seminar ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masa depan generasi muda, khususnya dalam membentuk karakter yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab," katanya.
Baca juga:Mahasiswa Kukerta UNRI Kenalkan Bonggol Stamp di TK Al-Falah, Asah Kreativitas Anak Lewat Bahan Alami
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berharap para siswa semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, mampu mengendalikan emosi, membangun pergaulan yang sehat, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja. Dengan bekal tersebut, diharapkan mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.***