Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Bimbingan Belajar Berdampak di Desa Bukit Sembilan: Tingkatkan Calistung, Bahasa Inggris, dan Literasi Digital Anak

datariau.com
242 view
Mahasiswa Kukerta UNRI Gelar Bimbingan Belajar Berdampak di Desa Bukit Sembilan: Tingkatkan Calistung, Bahasa Inggris, dan Literasi Digital Anak

BUKIT SEMBILAN, datariau.com - Mahasiswa Pengabdian Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Berdampak Universitas Riau (UNRI) yang tergabung dalam KKN Desa Bukit Sembilan Tahun 2026 menggelar program Bimbingan Belajar Berdampak bagi anak-anak Desa Bukit Sembilan. Program yang memadukan pembelajaran calistung (membaca, menulis, dan berhitung), bahasa Inggris, serta literasi digital ini menjadi salah satu upaya mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat selama masa pengabdian.

Kegiatan dilaksanakan secara bertahap pada Senin (29/6/2026), Rabu (1/7/2026), Jumat (3/7/2026), Senin (6/7/2026), Rabu (8/7/2026), dan Jumat (10/7/2026) di Perpustakaan Desa Bukit Sembilan. Program sengaja diselenggarakan selama libur sekolah agar anak-anak dapat memanfaatkan waktu luang mereka dengan mengikuti kegiatan belajar yang produktif, edukatif, dan menyenangkan.

Sebanyak 45 anak dari Desa Bukit Sembilan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Seluruh rangkaian pembelajaran disusun secara sistematis agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang interaktif sekaligus mampu meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan digital sejak usia dini.

Baca juga:Krisis Membaca di Era Video Pendek


Setiap pertemuan diawali dengan kegiatan ice breaking untuk membangun suasana belajar yang santai, menyenangkan, serta meningkatkan semangat peserta. Setelah itu, mulai pukul 08.00 WIB hingga 09.45 WIB mahasiswa memberikan bimbingan belajar calistung yang difokuskan pada peningkatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.



Memasuki sesi berikutnya, pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, peserta mengikuti pembelajaran bahasa Inggris. Materi yang diberikan meliputi pengenalan kosakata dasar, pelafalan (pronunciation), hingga percakapan sederhana yang disampaikan melalui metode belajar yang komunikatif dan mudah dipahami anak-anak.

Pada siang hari, mulai pukul 13.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran literasi digital. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan dengan teknologi dasar sekaligus dilatih membuat desain sederhana menggunakan aplikasi Canva sebagai bekal keterampilan digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Baca juga:Aturan Baru Masuk SD 2026: Tak Wajib Ijazah TK, Usia Tak Harus 7 Tahun, hingga Tes Calistung Dihapus


Ketua Kelompok KUKERTA Desa Bukit Sembilan, Saut Maringan Togi Sinaga, mengatakan program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan akademik anak-anak, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan digital yang semakin dibutuhkan di era modern.

"Kami berharap anak-anak dapat lebih memahami cara membaca, berhitung, dan menulis. Kemudian kemampuan bahasa Inggris mereka menjadi lebih baik, serta dalam penggunaan aplikasi Canva menjadi lebih mudah," ujarnya.

Selama proses pembelajaran, mahasiswa terlebih dahulu menjelaskan materi sebelum mengajak peserta melakukan praktik secara langsung. Pendekatan pembelajaran interaktif diterapkan agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang diberikan. Di akhir setiap sesi, mahasiswa juga memberikan tugas dan kuis sebagai bentuk evaluasi untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari.

Baca juga:Mengkhawatirkan, Banyak Ibu Mengalami Baby Blues, Ancaman Serius Generasi Masa Depan


Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi dengan mahasiswa, serta mengikuti setiap sesi pembelajaran dengan penuh semangat. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru yang belum didapatkan di sekolah, tetapi juga semakin percaya diri dalam mengikuti proses belajar.

Program Bimbingan Belajar Berdampak ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KUKERTA Berdampak Universitas Riau dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak positif melalui kegiatan yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga membangun motivasi belajar anak-anak sejak dini.

Selain meningkatkan kemampuan calistung dan bahasa Inggris, pengenalan literasi digital melalui Canva juga diharapkan dapat membuka wawasan peserta terhadap pemanfaatan teknologi secara positif dan kreatif. Bekal tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan dunia pendidikan dan teknologi yang terus berkembang.

Penulis
: Fitra Febriani Samosir
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)